Jumat, 24 Juli 2015

Cerita Sex Ibu kepala sekolah Yang Doyan Kontol

Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum Terbaru – Cerita Sex: Sang ibu kepala sekolah – Sebelumnya perkenalkan diriku terlebih dahulu namaku Dodi   Ketika kisah ini terjadi aku berumur kira-kira 18 tahun, aku termasuk seorang yang aktif dalam berbagai kegiatan baik di kampus maupun diluar kampus termasuk di didalamnya kegiatan Pramuka yang memang sejak kecil aku suka   Nah karena kegiatan Pramuka inilah terjadilah kisah yang sampai saat ini masih aku kenang   Untuk wajah memang aku nggak jelek-jelek amat malah terbilang agak cakep itu kata temen-temenku   Dan terbukti ada beberapa cewek yang naksir kepadaku 

Cerita Sex: Ibu kepala sekolah Yang Doyan Kontol

Hingga suatu saat aku mendapat surat yang berisi permintaan batuan untuk ikut menjadi salah satu pembina di SD Negeri di dekat rumahku   Murid2 SD itu akan melaksanakan perkemahan persami   Merasa mendapat kepercayaan dan hitung2 untuk tambahan uang saku maka dengan hati senang aku terima tawaran tersebut   Lagipula aku adalah salah satu alumnus dari SD tersebut 

Kami berangkat ke lokasi hari sabtu pagi, dan sampai ke lokasi kira2 jam 10   Setelah sampai lokasi kami mendirikan tenda dan mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan kegiatan persami   Kegiatan demi kegiatan kami lakukan, dan ternyata anak anak terlihat suka padaku karena mungkin dimata mereka aku lucu dan menarik   Itu semua mungkin karena aku aktif di berbagai organisasi sehingga aku pandai mengatur suasana   Permasalahan yang ada adalah air   Lokasi kami berkemah agak jauh dari rumah penduduk   Air yang kami dapatkan berasal dari sungai yang mengalir di dekat lokasi   Dan untuk mandi kami harus kerumah penduduk yang ada disekitarnya walaupun agak jauh 

Hari semakin sore aku sedang bersantai di tenda pembina sambil mengawasi anak2 terlihat dari kejauhan sebuah mobil kijang berhenti dan turun seorang wanita paruh baya   Setelah aku perhatikan betul ternyata yang datang adalah Bu Anis, beliau adalah kepala sekolah SD tersebut   Beliau dahulu adalah Ibu guruku, beliau orangnya supel namun kewibawaannya tetap terlihat   Yang aku herankan adalah beliau tetap terlihat cantik diusia yang aku taksir sudah kepala 5   Tubuhnya tetap terawat tidak seperti wanita pada umumnya pada usianya 

Para guru dan para pembina mendekat untuk menyalami termasuk diriku bergegas berjalan mendekatinya untuk menyalaminya 

Aku menyalaminya sambil basa-basi bertanya”Koq cuma sendirian Bu Anis?”

“Eh     iya Dod bapaknya anak-anak sedang ada acara di Semarang” Jawab Bu Anis 
“Kamu tadi tidak menjemput Bu Anis” Sergah Pak Budi yang berjalan beriringan dengan kami 
“Kan sudah Bu Anis sudah bawa mobil Pak” Aku menjawab sekenanya 

Kami berjalan beringan menuju tenda para pembina   Setelah sampai di tenda Bu Anis tampak berbicara serius sambil duduk diatas tikar dengan Pak Budi   Tampaknya hal penting yang perlu dibicarakan mengenai acara persami itu   Aku menjadi agak tidak enak untuk berlama-lama di dekat mereka   Setelah minta ijin aku berjalan menjauh dari mereka 

Dalam benakku terlintas pengakuan bahwa Bu Anis memang masih menarik walau tampak sedikit keriput di leher namun itu malah membuat Bu Anis tampak lebih anggun   Rambutnya lurus sebahu hitam walau ada beberapa helai yang tampak sudah putih, kulitnya yang putih bersih tampak terawat   Anganku terus mengalir bentuk tubuhnya yang ramping namun padat berisi, bongkahan bokongnya tampak jelas tercetak dibalik rok spannya begitu juga buah dadanya indah   Perutnya memang agak besar namun kencang   Gila     aku membayangkan orang yang dahulu pernah menjadi guruku   Ini tidak benar   Tapi aku aku tidak bisa memungkiri bahwa Bu Anis memang masih sintal 

Pada malam harinya diadakan acara api unggun yang kemudian dilanjutkan dengan acara jurit malam   Aku kebetulan mendapat untuk menjaga semua tenda   Kebetulan sekali sebab aku merasa lelah karena sehari sebelumnya ada kegiatan di kampus   Yang lebih kebetulan adalah ternyata Bu Anis dan 2 guru wanita yang lain nggak ikut acara jurit malam   Setelah mngecek semua tenda aku berjalan mendekat kearah Bu Anis yang sedang duduk sendiri di depan tenda pembina   Tampaknya kedua rekannya sudah terkantuk dan tidur didalam tenda 

“Belum ngantuk Bu?” aku memulai pembicaraan sambil duduk berhadapan dengannya 
“Belum Dod     masa Ibu enak-enakan tidur padahal tadi kan Ibu datang terlambat” Bu Anis menjawab 
“Ya nggak apa-apa, Ibu kan sibuk juga” Aku menyahut 
“Gimana kuliahmu” Tanya Bu Anis 
“Lancar, Bu Anis belum akan pensiun” Aku memancing pertanyaan untuk mengetahui umur sebenarnya 
“Tinggal tiga tahun lagi Dod” Bu Anis menjawab 

Pasti wanita ini umurnya lebih dari 50 tahun, namun koq masih menggairahkan   Mata sekali-kali mencuri pandang menikmati keindahan tubuhnya 

Kami mengobrol agak lama sampai Bu Anis minta diantar ke sungai karena kebelet buang air kecil   Aku bergegas mengantarnya sampai pinggir sungai yang agak curam 

Sambil memberikan senter aku berkata, “Saya tunggu disini ya Bu Anis, ini senternya hati-hati jalannya agak licin”

“Iya     eh jangan ngintip lho” Katanya sambil bercanda 

Ketika akan melangkah Bu Anis terpeleset otomatis tanganku menggapai tangannya tanganku yang satu menggapai badannya menahan agar beliau tidak jatuh   Namun tidak disangka tanganku mendarat tepat di salah satu gunung indahnya   Dia kaget aku juga kaget 

“Ma     af Bu Anis, nggak sengaja” Aku berkata 
“Eh     nggak apa-apa” Sahutnya juga agak salah tingkah 

Sambil berjalan meniti jalan setapak akhirnya dia mencari tempat yang agak tersembunyi   Namun karena sinar rembulan tampak samar-samar gerakan tubuhnya dalam melaksanakan kegiatannya   Tampak dia memelorotkan celana panjangnya kemudian CDnya lalu berjongkok   Aku bertanya dalam hati mimpi apa aku semalam sehingga aku memperoleh keuntungan dobel pertama memegang buah dada indah yang kedua bisa melihat bokong dan paha walaupun samar   Tak terasa celanaku semakin sempit karena senjata kesayanganku menggeliat   Tanganku merabanya dan membuat remasan-remasan kecil   Tak puas dengan itu aku mengeluarkan batang penisku sehingga dapat berdiri bebas mengacung   Aku yakin Bu Anis bakalan tidak akan melihat polahku 

Sepertinya Bu Anis sudah selesai buang air kecil ketika akan naik ke atas aku ulurkan tanganku dan menariknya   Aku minta Bu Anis berjalan didepan dengan alasan aku mengawal kalau ada apa-apa   Namun bukan karena itu aku bisa membuat bebas kelaminku terjulur keluar dan mengacung   Sensasi ini aku nikmati sampai ke tenda pembina   Kami lanjutkan ngobrol sampai akhirnya acara jurit malam selesai 

Malam sudah larut bahkan menjelang di hari kami pembina dan guru putra tidur terpisah dengan pembina dan guru wanita   Tetapi bayang-bayang kemolekan wanita paruh baya itu masih mengganggu pikiranku   Mata ini rasanya sulit terpejam   Kemaluanku rasanya juga nggak mau ditidurkan, tapi akhirnya aku sadar bahwa wanita yang menggelorakan hasrat jiwaku adalah mantan guruku yang tak mungkin aku akan melampiaskan kepada beliau   Akhirnya anganku kubawa tidur 

Sampai pada pagi harinya aku terbangun oleh suara riuh anak-anak yang sedang melakukan senam pagi   Aku cepat-cepat abngun dan cuci muka kemudian membantu pembina lainnya   Setelah acara pagi selesai aku beres-beres pekerjaan yang lain yang masih harus aku kerjakan   Sementara anak-anakpun juga sibuk mandi di sungai   Pembina dan guru antri mandi di rumah penduduk yang agak berjauhan   Tampak Bu Anis juga belum mandi karena beliau juga sibuk mengawasi anak-anak 

Sekitar jam 09  00 pagi semua tugas sudah selesai maka aku bergegas mengambil peralatan mandiku   Namun terdengar dari kejauhan suara yang memanggilku 

“Dodo kamu mau mandi ya”
Setelah aku toleh ternyata suara itu bersal dari Bu Anis 
Langsung saja ku jawab singkat, “Iya     Bu Anis”
“Kalau begitu sama-sama dong     Ibu juga belum mandi” Dia berkata 
Bagai disambar petir di siang bolong mendengar tawaran itu tanpa ragu-ragu aku mengiyakan   “Iya Bu Anis”

Karena kamar mandi-kamar mandi yang ada di sekitar rumah penduduk tampak sudah penuh maka aku menawarkan pada Bu Anis sebuah sumur yang ada di tengah kebun penduduk 

“Sebaiknya kita mandi disana saja Bu Anis, tempatnya juga tertutup koq” Aku berharap dia mau karena ada kesempatan untuk berdua 
“Yang benar lho Dod     tapi ya nggak apa-apa memang tempat yang lain sudah penuh” 

Kami berjalam beriringan menuju ketempat pemandian di tengah kebun itu   Sementara yang lainnya persipan untuk kegiatan pagi itu yaitu jalan-jalan berkeliling 

Sampailah aku pada tempat yang kami tuju   Setelah aku meletakkan perlatan mandiku aku memulai menimba air untuk keperluan kami berdua   Setelah bak terisi penuh maka aku persilahkan beliau untuk mandi dahulu   Tempat mandinya terbuat dari anyaman bambu ada beberapa lobang yang tampak 

“Silahkan Bu Anis anda mandi lebih dahulu” Aku mempersilahkan 
“Kamu tunggu dulu ya     awas lho jangan     ngintip” Katanya sambil tersenyum 
“Nggak Bu Anis     tapi kalau kepepet kan nggak apa-apa” Kataku juga bercanda 
“Nakal kamu” Dia berkata sambil berkata masuk ke kamar mandi 

Aku mengamati dari kejauhan dan melihat satu persatu pakaiannya dilepas dan digantungkan diatas anyaman bambu itu   Terakhir aku lihat kutang dan CDnya yang berwarna biru muda dan coklat muda tersampir   Hatiku semakin nggak karuan aku membayangkan pasti tubuh molek wanita yang pantas menjadi ibuku itu telanjang bebas, aku dengar suara air yang mengguyur tubuhnya   Aku mencari akal agar aku bisa menikmati keindahan tubuhnya 

Akhirnya aku mendekat dan berkata, “Bu Anis airnya kurang nggak”
Dari dalam bilik aku dengar suaranya,”Eh     kamu koq ada disitu     kurang sedikit Dod” katanya agak kaget 
Ya     kesempatan datang akhirnya aku menimba untuknya lagi dan aku tuangkan ke saluran mengalirkan ke dalam bak yang ada di dalamnnya   Bu Anis masih melanjutkan mandinya maka aku putuskan untuk mandi diluar saja sambil berharap Bu Anis nanti selesai mandi dapat melihatku   Entah pikiran gila sudah memasuki pikiranku 

“Eh     Dod kamu mandi diluar ya    ” Terdengar dari dalam bilik 
“Iya Bu Anis kan bisa menyingkat waktu” Aku beralasan 

Sambil melihat sekeliling aku rasa aman maka aku lepaskan semua pakaianku kini tinggal celana dalamku   Sambil mengguyur badanku dari timba langsung aku sedikit mencari celah-celah agar aku dapat melihat keindahan tubuhnya   Benar dugaanku aku belum selesai madi dari dalam bilik sudah terdengar suaranya 

“Dod sudah selesai belum?” Dia bertanya 
“Sudah Bu Anis” Aku menjawab walau aku belum selesai mandi   Memang aku sengaja 

Dan lihat pintu bilik mulai bergerak terbuka   Darahku terasa mengalir semakin kencang menduga apa yang akan terjadi saat Bu Anis melihat aku hanya memakai celana dalam 

“Ih     ka     ta     nya sudah selesai” Dia melihatku agak terperanjat 

Raut mukanya tampak kelihatan merah   Dia agak tersipu setelah melihatku hanya memakai celana dalam   Aku bisa melihat dari ujung matanya dia melirik pada selangkanganku yang disitu tampak tercetak jelas penisku yang sudah tegang dari tadi seakan meronta keluar 

“Sana mandi di dalam masih ada airnya kok” Dia menyambung 
“Iya Bu Anis” jawabku sambil masuk ke bilik 

Perasaanku puas dapat memperlihatkan kejantananku pada wanita paruh baya ini   Tapi hasratku untuk bertindak lebih jauh semakin berkecamuk   Kebetulan sekali jam tangan Bu Anis tertinggal di dalam bilik bambu ini 

“Bu Anis jam tangan Ibu tertinggal nih  ” Aku berkata kepadanya dari dalam bilik 

Aku menanti Bu Anis masuk ke dalam bilik dan penis celana dalamku semakin tidak bisa memuat penisku yang semakin membesar 

“Tolong ambikan Dod masak aku harus masuk kan kamu sudah telanjang to” Bu Anis berkata dari luar bilik 
“Ah Bu Anis nggak mau saya nggak masuk ndak saya ambilkan” Aku semakin berani menggodanya 
“Ih kamu kok masih nakal to dari dulu” Dia berkata 
“Pakai handuk dulu saya akan masuk” Dia menyambung 

Semakin terbuka kesempatan mencari kepuasan hasratku yang semakin menggebu-gebu ini   Aku lepas celan dalam ku hingga aku menjadi telanjang bulat tanpa sehelai benang menanti Bu Anis masuk kedalam bilik 
Bu Anis masuk kedalam bilik dan langsung setengah menjerit dia berkata, “Dod     kamu     nga     nga     pain”
Pandangannya terbelalak melihat aku telanjang apalagi melihat penisku mengacung bebas 

“Itu Bu Anis jamnya ambil sendiri ya” Aku mencoba santai 

Aku lihat mukanya yang merah padam namun matanya tadi melirik ke arah batang zakarku yang sudah tegang   Dia melangkah menuju kearah jam tangannya yang tertinggal   Pikiran mesumku semakin menjadi-jadi maka dengan cepat aku tutup pintu bilik 

Melihat perilaku itu Bu Anis kaget sambil menatapku dia berkata, “Dod apa-apaan ini” 
“Maaf Bu Anis     ta     pi     Ibu sangat menarik bagi saya” aku semakin berani tanpa memikirkan akibatnya 
“Kamu     sudah gila ya    ” Dia berkata 
Belum sempat aku menjawab pertanyaannya dia kembali menyahut 
“Aku sudah menduga kamu dari kejadian tadi malam, tapi kamu harus tahu bahwa Ibu sudah bersuami dan lagi Ibu kan sudah tua” Dia mencoba menyadarkan aku 
“Tapi wajah dan tubuh Ibu tidak mencerminkan usia Ibu” Aku beralasan 
“Apa sudah kau pikirkan benar-benar” Dia menyahut 
“Su     dah Ibu” aku berkata tanpa pikir panjang 
“Da     sar     kamu” Dia berkata lagi 

Aku mendekat dan mencoba mencium bibirnya   Diluar dugaanku di tidak menghindar atau meronta namun sebaliknya dia menyambut ciuman hangatku dan membalasnya   Ciuman kami semakin dalam lidah kami saling bertautan tanganku bergerilya menjamah buah dadanya yang sekal dan meremas-remas bokongnya 
Tiba-tiba dia berusaha melepaskan melepaskan pelukan sambil berkata, “Sabar Dod     jangan terlalu bernapsu”

Dia mendorongku aku terduduk di pinggiran bak semen   Dia masih berdiri sambil tangannya melepaskan satu persatu kancing bajunya   Perlahan dan pasti aku melihat dua bukit kembar yang masih tampah sekal 
Kini tinggal beliau hanya mengenakan kutang dan rok aku bangkit namun dia berkata, “Duduk dulu” 
Aku kembali duduk sambil melihat dia melepaskan roknya   Setelah roknya terlepas dia melepaskan kutang dan mencopot celana dalamnya   Dan kini terpampang didepanku tubuh sintal yang aku angan-angankan 

Aku bangkit lagi namun dia kembali berkata, “Dod     aku suka dengan caramu menjeratku tapi ini harus menjadi rahasia kita saja” 

Dia berkata sambil meletakkan salah satu kakinya diatas bibir bak semen itu   Dadaku semakin berdegub kencang melihat pemandangan indah ini   Selangkangannya ditumbuhi rambut keriting yang hitam indah sekali 

“Tentu Bu Anis    ” Aku menyahut 

Aku elus kakinya yang putih aku dekatkan wajahku dan mulai menciumi betisnya sambil menjilatinya merambat naik ke atas   Lidahku menari diatas pahanya dan diselingi dengan sedotan-sedotan kecil   Sampailah aku pada hutan yang rimbun itu dan lidahku mencoba menyibak mencari lobang yang paling dicari para lelaki 

Bilik bambu di tengah kebun menjadi saksi pergumulan nafsu dua anak manusia yang dipisahkan oleh status dan usia 

Aku jilati bibir vaginanya dengan penuh nafsu   Bu Anis mengerang menahan kenikmatan yang melanda dirinya   Aku tak peduli dengan keadaannya aku semakin gila mempermainkan lidahku didalam lobang vaginanya   Tangan Bu Anis memegang erat-erat kepalaku dan menekan ke selangkangannya solah-olah mempersilahkan diriku untuk menelan barang berharga miliknya 

“Dod     ka     mu     ma     sih     nakal     seper     ti     dulu     ah” Dia berkata sambil merintih menahan nikmat 

Tampaknya lututnya tidak bisa lagi bertahan   Beliau menarik kepalaku agar aku menghentikan aktivitasku   Aku bangkit dan mendekatkan mukaku ke buah dadanya yang disitu tertempel buah anggur yang berwarna coklat muda tegang menantang   Aku sedoti seluruh permukaan payudaranya, aku hisap putingnya yang indah   Bu Anis tampak merem-melek menikmati permainanku ini 

Tanganku meremas-remas bokong indahnya dan jariku mencari lobang duburnya, setelah ketemu aku mempermainkan jariku membuat tusukan-tusukan kecil dan mengobok-obok alat buang air besarnya   Bu Anis mengerang-erang dan aku merasakan lobang anusnya meyempit keras seolah ingin menjepit jariku yang tertanam di dalamnya 

Tampaknya Bu Anis ingin mengambil inisiatif, dia melepaskan pelukanku 

“Dod     ber     baring     lah     pa     kai     handuk     mu     untuk alas” Dia berkata kepadaku dengan nafas tersengal 

Bagai kerbau ditusuk hidungnya aku lakukan apa kehendaknya   Aku berbaring dengan beralaskan handukku 

Bu Anis berdiri mengangkang diatasku dan perlahan jongkok tepat diatas kemaluanku yang mengacung keatas   Tangannya membimbing penisku untuk memasuki lobang kenikmatannya 

Dan setelah tepat dia menekan kebawah sehingga     bles     keinginanku terlaksana untuk menikmati kehangatan benda yang terdapat di selangkangan wanita paruh baya ini   Aku merasakan dinding kemaluannya keluar cairan yang mempermudah penisku tertanam   Kepala Bu Anis terdongak keatas dan kulihat bibir bawahnya   Tangannya yang satu berpegangan pada pinggiran bak semen   Aku hanya bisa merem melek menahan kenikmatan dari cengkeraman vaginanya 

Nafas Bu Anis semakin memburu seiring dengan gerakan erotis yang dilakukannya naik turun diselingi dengan perputaran pantatnya   Aku lihat buah dadanya terguncang-guncang   Pemandangan yang indah sekali   Wanita paruh baya ini ternyata pintar bermain sex   Aku merasakan sensansi yang luar biasa   Rambutnya yang masih basah itu menjadi acak-acakan   Aku mencoba untuk bertahan agar aku tidak kecolongan keluar terlebih dahulu 

Gerakan erotis Bu Anis semakin cepat 

“Dod     uh     Ibu     ma     u     sam     pai    ” Dia berkata tersengal 

Aku tidak menjawabnya, gerakannya semakin tidak teratur dan akhirnya aku merasakan cengkeraman erat vaginanya, aku rasakan cairan yang mengalir memenuhi lobang vaginanya   Nafasnya tersengal dan beliau terkulai diatasku   Aku rasakan vaginanya yang masih berdenyut   Aku usap punggung mantan guruku dan aku belai rambutnya yang terurai basah   Tubuhnya yang hangat menempel erat 

“Bagai     mana     Bu Anis    ” Aku berkata 
“Ka     mu     hebat    ” Bu Anis menjawab 

Mendengar jawabannya aku merasa sebagai seorang lelaki yang perkasa yang dapat membahagiakan seorang wanita   Perlahan beliau turun dari atas tubuhku, beliau tahu bahwa aku belum mencapai puncak   Dia berbaring disampingku, dia tersenyum kearahku   Aku mendekatkan wajahku dan mencium mesra bibirnya   Setelah itu aku bangkit, aku lihat dia sudah mengangkangkan kaki tampaklah kemaluannya yang basah merekah menanti benda tumpul yang aku miliki untuk masuk kedalamnya 

Perlahan namun pasti aku arahkan benda kebanggaan para lelaki yang aku miliki   Dan     bles     masuklah penisku kedalam vaginanya, aku tekan dalam dalam sampai pangkal kemaluanku   Bibir Bu Anis tampak terbuka merasakan kenikmatan yang kedua kalinya, aku tarik perlahan kemudian kemudian aku gerakan naik turun pantatku 

Gerakanku semakin aku percepat sehingga menimbulkan suara-sura erotis   Aku kerahkan tenagaku untuk menyodok barang istimewa mantan guruku ini   Oh     nikmat sekali seakan melayang   Aku rasakan darahku mengumpul di penisku seiring dengan gerakanku yang semakin aku percepat   Buah dadanya yang sekal indah putih terguncang-guncang karena sodokanku 

Akhirnya aku tidak dapat lagi menahan dan     creet     aku tancapkan dalam-dalam, aku semprotkan spermaku di dalam vaginanya   Melihat aku mencapai puncak Bu Anis melipat kakinya dan menekan pantatku erat-erat   Oh     seakan aku terbang   Nikmat sekali     aku rasakan sensasi yang indah sekali 

Serasa tulangku terlolosi lemas sekali aku terkulai diatas tubuhnya   Dia tersenyum manja kearahku  Aku cium mesra bibirnya   Kami berbaring berdampingan 

“Bu Anis     Ibu masih hebat     kapan     kita     lakukan lagi” Aku berkata kepadanya 
“Ih    ”, Dia mencubit hidungku 
“Nakal     kamu    ”

Kami lantas berpakaian kembali karena kami takut nanti perbuatan kami diketahui oleh yang lain   Kami berjalan menuju kembali ke perkemahan kami 

Begitulah cerita yang masih aku ingat ketika pertama kali aku bercinta dengan Bu Anis   Kami masih sering melakukannya setiap ada kesempatan   Kami kencan di penginapan-penginapan yang ada di kotaku bahkan pernah kami lakukan di kamar kost temanku 

>>> Film Bokep <<<

Namun kini Bu Anis telah pergi mengikuti suaminya dinas kelain kota   Aku tenggelam dengan kerinduanku terhadap Bu Anis   Bagi pembaca wanita setengah baya yang kesepian aku menerima dengan tangan terbuka kedatangan anda   Kirimkam email pasti aku balas   – Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum Terbaru
Like This Article ?

Pelanggan Sms Massal Web Betting

www.pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya 1 web 4 permainan Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15%join now!
Pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15% dapatkan jutaan rupiah setiap harinya
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Bola Jaya
www.bolajaya.com (Bonus deposit SPORTBOOK 25%; 5% Casino+Cashback 5%, Rollingan 0.5%) INFO BBM( 2B4C158D ); SMS( 081360284177 ) SMS balasan ke 081360284177
Master138
www.master138.com Situs Taruhan Bola Online Terpercaya, Promo Bonus : Member Baru 30% SBO / IBC / CASINO Join now! Pin BB : 2B5AF93F
MejaVip
Dapatkan bonus deposit dan turnover untuk permainan poker HANYA di WWW.MEJAVIP.COM/news.php?id=518
Togel Nusa
Bingung mau pasang togel? Dapatkan bonus deposit 30%!! Daftar di WWW.TOGELNUSA.COM
Bola Online
Kunjungi WWW.BOLAONLINE.COM dan dapatkan cashback untuk sportbook 6.2%, dan 0.6% untuk casino SELAMANYA..!!!
 
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork