Jumat, 24 Juli 2015

Cerita Sex Nikmatnya Ngewe Di Tengah Sawah

Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum Terbaru – Cerita Sex: Nikmatnya Dapat Penumpang Ditengah Malam – Kulihat perempuan cantik itu melambaikan tangan di pinggir jalan   Kulirik jam di dashboard, lewat 34 menit dari jam 1 pagi dan sekarang juga bukan akhir pekan   Berbagai pikiran berkecamuk, namun kutepis sejenak sambil menepikan taksi yang kukemudikan 

Cerita Sex: Nikmatnya NGewe Di Tengah Sawah

Dia membuka pintu kiri belakang dengan wajahnya yang datar   Aku melirik spion saat dia duduk   Kuperkirakan usianya belum 30, tingginya sekitar 165 cm dengan berat 50 kg, terlihat sintal banget   Pakaiannya biasa saja, bukan mencerminkan seorang wanita karir yang baru pulang lembur 

Dia cuma memakai celana jeans ketat dengan blus tipis yang membuat buah dadanya yang cukup besar membayang indah   Ah, lagipula ini kan Kemang   Tak banyak kantor di daerah ini kecuali kalau itu berupa rumah makan atau tempat hiburan 

“Selamat malam   Mau kemana, bu?” sapaan standar   “Hotel Muria ya, pak  ” jawabnya datar 

Pandangannya menerawang ke luar jendela   Kebetulan saat itu sedang gerimis, mungkin membuat hatinya galau 

“Darimana tadi, bu? Kok jam segini belum pulang?” tanyaku basa basi sekaligus ingin memuaskan rasa penasaran yang tadi kupendam   “…” dia diam saja sambil tetap memandang ke luar jendela 

Aku memutuskan untuk berhenti bicara   Mungkin dia sedang tak ingin diganggu   Tak lama kemudian, sampai juga di hotel Muria 

Dia membayar dengan memberikan uang tip empat ribu rupiah 

“Terima kasih, bu  ” jawabku sambil menerima uang itu 

Tapi dia masih tetap diam, hanya mengangguk pelan sambil meninggalkan taksiku   Tanda tanya masih tetap bergelayut di pikiranku   *** Dua hari setelah itu, di tempat yang sama, perempuan yang sama   ”Selamat malam, bu  ” senyumku mengembang, berusaha menyapanya ramah   Pikiranku merasa bahwa dia meminta diantar ke tujuan yang sama   “Hotel Muria ya, pak  ” ujarnya sambil kembali memandang ke luar jendela   Kucoba menganalisis sendiri karena pikiranku semakin penasaran dengannya   Dari logatnya, sepertinya dia bukan orang Jakarta 

Ditambah fakta bahwa dia minta diantar ke Hotel Muria, semakin menguatkan hal tersebut   Cuma yang masih menjadi tanda tanya, mau apa dia di Kemang pada dini hari? Kutengok sekilas tempat dia menunggu taksi, tak ada tanda-tanda klub malam atau tempat hiburan   Hanya ada beberapa cafe yang sudah tutup dan sebuah rumah makan 24 jam, serta dua buah mini market   “Dari mana tadi, bu?” tanyaku dengan suara keras sehingga dia tak ada alasan untuk tidak menjawab 

Demi memuaskan rasa penasaran   “Oh, tadi… dari ketemu teman  ” jawabnya singkat, masih menatap ke luar jendela meski kali ini tak gerimis   “Sepertinya saya tak melihat ada cafe yang masih buka, bu  ” “Di restoran fast food, pak  ” “Oh begitu   Lalu temannya tadi sudah pulang?” “Pulang duluan, pak, sudah ditunggu istrinya  ” jawabnya datar, kali ini diakhiri dengan embusan napas berat dan pandangannya beralih ke layar ponsel   Aku jadi tak enak sering melirik ke spion   Konsentrasi lalu kukerahkan pada kemudi saja   *** Esok harinya, bagaikan deja vu, kembali taksiku dihentikan olehnya, masih di tempat dan jam yang sama 

Sebenarnya aku sengaja lewat tempat itu di jam yang sama, ingin bertemu dengannya lagi   Masih ada beberapa hal yang ingin kutanyakan padanya   “Malam, mbak   Hotel Muria?” aku beranikan diri memanggilnya ’mbak’   Tampaknya dia tidak keberatan   “Iya, pak  ” jawabnya, kali ini dengan senyum   “Mbaknya bukan orang sini ya? Darimana, mbak?” “Semarang, pak  ” “Mbaknya ke Jakarta dalam rangka apa? Cuma ketemu teman atau ada urusan lain, mbak?” tanyaku hati-hati 

Tak ingin terkesan ingin tahu urusan orang, meskipun kenyataannya memang begitu   “Iya, cuma ingin bertemu teman saya itu   Eh, sebetulnya pacar sih, pak, bukan teman  ” Aku mencoba menggali ingatanku   Kalau tak salah kemarin dia bilang bahwa ‘temannya’ itu sudah ditunggu istrinya   Apakah… “Temannya, eh pacarnya itu, sudah punya istri ya, mbak?” Oke, ini sudah keterlaluan dan aku tak tersinggung jika dia minta turun   Tapi nyatanya tidak, dia masih tetap tenang di jok belakang taksiku   “Iya, pak   Kami sudah berhubungan dari lama 

Rumah tangga mereka bermasalah dan katanya mereka akan segera bercerai   Tapi entah, sampai sekarang masih seperti ini   Pertemuan-pertemuan kami tak diketahui istrinya, pak  ” “Mbak bahagia dengan hubungan itu?” Entah kenapa aku malah bertanya hal seperti ini   Rasanya ingin menampar mukaku sendiri   “Sebenarnya sih enggak, pak   Saya sudah menyakiti banyak orang, termasuk diri saya sendiri 

Namun rupanya ada satu sisi saya yang bahagia karena bisa bersama dengan orang yang saya cintai, meski tak bisa memilikinya dengan utuh  ” Sampai di lobby Hotel Muria, dia menyerahkan sejumlah uang   “Pak, ini malam terakhir saya di Jakarta   Besok saya pulang   Terima kasih sudah menjadi teman mengobrol saya dua hari ini 

Saya sangat menghargainya, pak  ” dengan mata berkaca-kaca   ”Iya, sama-sama, mbak  ” kukira dia akan langsung turun seperti biasanya, tapi ternyata… ”Pak,” dia memanggil   ”Iya, mbak  ” kupandangi wajahnya yang cantik, juga tubuhnya yang sintal   ”Emm, boleh saya minta tolong?” tanyanya   ”Silahkan, mbak   Kalau memang bisa, pasti saya bantu  ” ”Bapak nggak keburu pulang ’kan?” Kulirik jam di dashboard, jam 2 lewat 5 menit 

Sudah larut, istriku pasti sudah menunggu di rumah   ”Nggak, mbak   Memangnya kenapa?” tapi demi wanita ini, aku rela menundanya   ”Bapak mau menemani saya?” tanyanya lirih, campuran antara rasa marah dan takut   Aku tak langsung menjawab, kucoba untuk mencerna perkataannya   ”Menemani gimana   Mbak?” kutanya balik   Aku butuh kepastian   Apa ini sesuai dengan bayanganku? Tidak menjawab, wanita itu malah menyeberangkan tangannya melewati pinggulku untuk meraih setelan jok tempat aku duduk 

Jok itu langsung bergerak ke bawah dengan aku tergolek di atasnya   Dan yang kurasakan berikutnya adalah bibir basah wanita itu yang langsung mencium mulutku dan melumatnya rakus   Uh     uh     uh     Aku tergagap sesaat, sebelum akhirnya aku membalas lumatannya   Kami saling memagut melepas birahi   Bisa kurasakan lidahnya yang runcing menyeruak masuk ke rongga mulutku 

Dan reflekku adalah segera menghisap dan mencucupnya   Nikmat sekali rasanya saat lidah itu menari-nari di mulutku   Bau harum perempuan itu juga menyergap hidungku   Beginikah rasanya bau tubuh wanita macam ini? Bau alami tanpa parfum sebagaimana yang sering dipakai istriku   Bau seorang wanita muda yang selama 3 hari ini sanggup membuatku penasaran 

Bau yang bisa langsung menggebrak libidoku, sehingga nafsu birahiku lepas dengan liarnya saat ini   Sambil melumat, jari-jari lentik perempuan itu juga merambah tubuhku   Dengan lincah dia melepasi kancing-kancing kemejaku   Kemudian kurasakan remasan jari halus pada tonjolan penisku   Uuiihh     tak tertahankan rasanya   Aku menggelinjang 

Menggeliat-geliat hingga pantatku naik-turun di jok yang sedang aku duduki   Sekali lagi aku merasa edan   Aku digeluti seorang wanita muda cantik yang bahkan namanya saja aku tak tahu! Bibir manis perempuan itu terus melumatku, dan aku menyambutnya dengan penuh kerelaan total   Akulah yang sesungguhnya menantikan kesempatan macam ini dalam banyak khayalan-khayalan erotikku 

Tangan gemetar   Lututku gemetar   Kepalaku terasa panas   Darah yang naik ke kepalaku membuat wajahku seakan bengap   Dan semakin kesini, semakin aku tidak bisa mencabut persetujuan atas ajakan ‘temani saya dulu ini’   ”Kita turun yuk, pak   Kita masuk dulu  ” wanita itu menghentikan lumatannya dan mengajakku memasuki hotel   Mobil segera kuputar ke palataran parkir dan kutinggalkan disana 

Setengah berlari, kubuntuti wanita itu masuk ke dalam kamarnya   Begitu masuk, kudengar telpon berdering, rupanya dari front office hotel   ”Bapak mau minum apa,” tanya wanita itu, telepon berada dalam genggamannya   ”Tidak usah,” aku sudah tak sabar ingin merasakan tubuh sintalnya, tidak ada waktu untuk minum-minum   ”Atau makan mungkin?” dia kembali bertanya   ”Tidak usah repot-repot  ” aku kembali menolak   Ayo cepat, kita main, setelah itu aku segera pulang biar istriku tidak curiga 

Tapi tampaknya keinginanku itu memang harus ditunda dulu   ”Sebentar ya, pak   Saya ke kamar mandi dulu   Sudah kebelet dari tadi  ” pamit wanita itu sambil buru-buru masuk ke kamar kecil yang tersedia di dalam kamar   Mengangguk mengiyakan, aku segera mencopoti seluruh bajuku saat wanita itu sibuk di dalam   Tak menunggu lama, aku sudah telanjang bulat   Tubuh tuaku yang berlemak tampak menyedihkan, tapi tidak dengan burungku 

Meski sudah lebih 50 tahun, tapi penisku itu masih bisa berdiri tegak   Begitu besar dan panjang   Dengan benda inilah aku dulu menaklukkan puluhan wanita sebelum akhirnya aku takluk pada istriku yang sekarang   Wanita itu terlihat malu-malu saat melihatku sudah telentang telanjang di atas ranjang   Padahal tadi dia yang mengajak, dan dia juga yang paling agresif saat di mobil 

Dia menatapku dengan ekor matanya, kemudian tersenyum   ”Sudah nggak sabar ya, pak?” tanyanya   ”Untuk orang secantik, mbak   Siapapun pasti tak sabar  ” jawabku diplomatis sambil memamerkan penisku yang sudah tegang penuh   Dengan ujungnya, kupanggil dia untuk mendekat   ”Ayo, mbak, sini  ” Wanita itu mengangguk dan berjalan menghampiri 

Aku bisa merasakan betapa sangat terangsang seluruh syaraf-syaraf libidoku   Aku, laki-laki tua gendut yang sudah lama tidak main dengan perempuan lain selain istrku, hari ini dengan edannya berada di kamar hotel dengan seorang wanita muda cantik yang bertubuh padat sentosa, yang umurnya bahkan belum setengah dari umurku   Sungguh sangat beruntung sekali   Wanita itu menjatuhkan tubuhnya ke ranjang, tepat di sisiku   Serta merta aku langsung menyambutnya dengan dekapan dan rengkuhan hangat   Kulingkarkan tanganku yang keriput di buah dadanya yang besar 

Dia cuma tertawa saat aku meremas dan mengelus-elusnya pelan dari luar baju   Aku sudah tidak ingat lagi akan keberadaan anak istriku di rumah, bayangan mereka seakan lenyap   Yang ada sekarang adalah aku benar- benar tenggelam dalam pesona dahsyatnya penyelewengan singkat, yang pasti akan dipenuhi kenikmatan dan gelinjangan dahsyat 

Apalagi mengingat lawan mainku yang sangat cantik dan seksi   ”Pak, bantu saya melupakan sakit hati saya ya?” bisik wanita itu mesra   ”Saya yakin, meski bapak sudah berumur, bapak bisa muasin saya  ” dia memegang penisku dan mulai mengocoknya pelan   ”Gede banget, pak   Nggak salah saya milih bapak  ” ujarnya   Telingaku merasakan seperti tersiram air sejuk pegunungan, berbunga- bunga mendengar pujian macam itu   Aku bagai dilempar ke masa 25 tahun yang lalu, saat aku masih muda dan gagah 

Semua wanita yang kutiduri pasti akan bilang begitu   ”Sesuai permintaan, mbak, akan kupuaskan mbak malam ini  ” sahutku sambil membalik dan menindih tubuhnya   Langsung kulahap mulutnya yang tipis kemerahan dan kulumat dengan penuh nafsu hingga membuat dia gelagapan kesulitan bernafas   Kumasukkan tanganku ke blusnya   Saat kuremas payudaranya, wanita itu mendesah lirih sambil mencakari tubuhku, dia menekan bibirnya agar lebih kulumat lagi   Segera kusedot lidahnya 

Sekaligus juga air liurnya   Semakin basah, aku jadi semakin bergairah   Mulutnya seperti kujadikan tempat minumku   Sungguh, aku sangat menikmati kegilaan ini   Setelah seperempat abad berlalu, akhirnya aku merasakannya kembali   Tanganku tidak kualihkan, sambil terus melumat bibirnya, aku juga tak henti meremasi kedua susunya yang kurasa sangat padat dan kencang   Seperti milik perawan saja layaknya   Atau kalaupun tidak perawan, minimal dia masih belum pernah punya anak 

Aku bisa membedakannya   Tak puas cuma dengan tangan, segera aku singkap blus yang dipakainya ke atas   Juga BH merah kekecilan yang membungkusnya   Saat benda itu sudah terburai keluar, aku memandanginya sejenak, mengagumi betapa kencang payudara itu meski ukurannya begitu besar   Kulit permukaannya terlihat mulus dan licin, tampak bersinar di kamar yang tidak begitu terang ini, bagai dua bulatan semangka yang ditempeli puting merah keras   Melihatnya membuatku tak tahan 

Aku segera menunduk dan mengganti usapan tanganku dengan bibir   Kujemput payudara bulat itu penuh nafsu   Kujilat dan kusedot putingnya habis-habisan   Di permukaannya yang halus dan licin, kutinggalkan banyak cupang kemerahan   Sementara remasan tanganku yang masih menyertai, membuat benda yang aslinya berwarna putih itu, berubah menjadi kemerahan 

Tapi bagiku, jadi tampak makin indah   “Aaghhhhh     Ssshhhhh     Oughhhhh    ” pemiliknya yang tidak mampu melawan cuma bisa menggelinjang sambil merintih-rintih saat saraf-saraf erotisnya yang sensitif terus kurangsang   “Auw, ampun, pak… geli! Argghhhh…” desahnya penuh nikmat   Tanganku yang tidak bisa diam kini turun untuk meraih celana jeansnya   Kulepas kancingnya dengan cepat dan kubuka resluitingnya tidak sabar   Dengan jari-jariku yang besar dan kasar, kudorong benda itu hingga merosot ke bawah, sampai ke mata kaki 

Setelah mengusap-usap sebentar pahanya yang putih mulus, merasakan betapa halus dan licinnya benda itu, aku kemudian merogoh celana dalamnya   Aiihh… tak terperikan kenikmatan yang kurasakan saat bisa meraba kemaluannya yang licin tanpa rambut   Bisa kupastikan kalau benda itu masih begitu sempit   Membayangkannya saja sudah membuatku tak mampu menahan getaran jiwa dan ragaku, apalagi pas merasakannya nanti, bisa- bisa aku kejang duluan 

Dengan jari- jari kasarku, terus kuraba permukaannya yang makin lama terasa semakin basah   Sasaranku adalah kelentitnya, saat sudah kutemukan bulatan mungil kaku itu, langsung aku menjepit dan menyerangnya bertubi-tubi   “Auuoogghhhsss    ” wanita itu memekik panjang saat menerimanya   Tubuhnya langsung melengkung dengan cengkeraman jarinya di kemaluanku terasa semakin erat 

Aku sampai kesakitan   Segera kubalas dengan menusukkan jari-jariku ke lubang vaginanya dan mengocok cepat disana   Ayo, sekarang siapa yang nggak tahan! Menggelinjang keenakan, tubuh wanita itu terbanting keras ke ranjang, lepas dari pelukanku   Menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan, dia merintih-rintih merasakan ujung-ujung jariku yang terus bermain di lubang kemaluannya 

Cairan birahinya yang keluar semakin banyak, kuusapkan-usapkan ke permukaaanya, kuratakan sebagai pelumas untuk memudahkan kocokan jari-jariku   Sementara bibir dan tanganku yang nganggur, kugunakan untuk kembali menyerang puting susunya dengan menghisap dan melumatnya rakus   ”Ooghhhhh     ampun, pak     geli banget! Aku nggak tahan     ampun     aahhhhh     hentikan    ” dia menghiba, tapi tidak kupedulikan   Terus kuserang dan kugumuli tubuh sintalnya 

Aku sudah terlanjur bergairah, nanggung kalau harus berhenti sekarang   Blusnya yang sudah berantakan memudahkanku untuk merangsek ke ketiaknya   Kujilat dan kusedoti kulit mulus yang bersih tanpa bulu itu   Dia nampak sekali menikmatinya, terlihat dari rintihannya yang semakin keras dan bertubi-tubi   Sementara jari-jariku terus menusuki lubang vaginanya, menggelitik dinding-dindingnya yang penuh saraf birahi dengan tanpa henti   Membuat wanita berkulit putih itu serasa kelenger penuh kenikmatan   Dan tak terbendung lagi, cairan birahinya mengalir semakin deras 

Yang semula satu jari, kini disusul lagi jari lainnya   Dua jari kini masuk, dan mengocok semakin cepat   Kenikmatan yang kuberikan pada wanita itu semakin bertambah   Dengan pengalamanku, aku tahu persis dimana titik-titik kelemahan seorang wanita   Jari-jariku kuarahkan ke G-spotnya   Dan tak ayal lagi, dengan jilatan di ketiak dan kobokan jari-jari di lubang vaginanya, aku bisa menggiring wanita cantik itu sampai titik dimana dia tidak mampu lagi membendung orgasmenya   Saat rasa itu datang, perempuan itu merangsek balik kepadaku   Dengan terkejang-kejang, dia menjatuhkan tubuhnya yang sintal ke atas tubuhku 

Segera kuraih kepalanya dan kuremasi rambutnya yang panjang   Dengan sayang kupeluk tubuhnya yang montok itu erat-erat dan kuhunjamkan jariku dalam-dalam ke lubang vaginanya, seperti ingin menyumbat celah sempit itu agar cairannya tidak sampai tumpah keluar membasahi sprei   ”Aarrgghhhhhhh…” menjerit keenakan, wanita itu menarik apa saja yang bisa ia raih   Bantalan ranjang teraduk, selimut tempat tidur terangkat lepas dan terlempar ke lantai 

Sementara kakinya menghentak-hentak menahan kedutan vaginanya saat memuntahkan sperma   ’Sperma’ seorang perempuan yang berupa cairan bening yang memancar keluar dari dalam kemaluannya   Pahanya yang putih mulus menjepit tanganku, sementara pantatnya yang bulat terangkat-angkat menjemput kocokan tanganku yang mulai memelan   Dia tampak sedang menanggung kegatalan birahi yang amat sangat   Kuusap keringat yang mengucur deras di mata, pipi dan bibirnya, lalu kukecup dia sekali lagi, panjang dan mesra 

Kusibakkan rambutnya yang tergerai basah untuk mengurangi gerahnya di kamar yang ber AC ini   Kuelus bulatan payudaranya, sambil kusisir rambutnya yang awut-awutan dengan jari-jariku   Sementara di bawah, kuperhatikan cairan cintanya merembes keluar dari celah-celah bibir vaginanya   Melenguh puas, wanita itu menyandarkan tubuhnya dengan mesra di dadaku 

Hawa dingin AC dengan cepat meredakan orgasmenya, membuatnya kembali bisa bernafas normal dan berpikir jernih   ”Ahh, bapak hebat banget, bisa ngantar saya cuma dengan tangan   Sepertinya malam ini saya bakal puas sekali  ” bisiknya lirih   Kukecup bibirnya yang mungil sebagai jawaban   Dia menyambut ciumanku dan sekali lagi kami berpagutan mesra   ”Saya ambilkan minum dulu ya  ” kataku sambil beranjak dari tempat tidur   Dia sempat menggenggam sebentar batang penisku yang masih ngaceng berat sebelum menepikan tubuhnya, memberi jalan bagiku 

Dengan tubuh telanjang, aku melangkah menuju kulkas kecil di sudut kamar   ”Air putih atau soft drink?” tawarku   ”Air putih aja,” dia menjawab dengan nafas masih sedikit ngos-ngosan   Payudaranya yang putih terlihat semakin mengkilap karena keringat yang menempel di permukaannya   Kuberikan air putih dingin di tanganku kepadanya   Dia meminumnya sedikit sebelum menyerahkannya kembali kepadaku   Kuhabiskan sisanya dan kutaruh gelas yang sudah kosong di meja   Lalu kembali aku naik ke tempat tidur   Wanita itu diam saja saat aku mulai menciumi dan mengusel-uselkan hidung ke tubuhnya   Kuciumi perut, pinggul dan payudaranya 

Dia tidak merespon, hanya nafas panjangnya saja yang terdengar   Mungkin dia masih kelelahan akibat orgasmenya barusan, dan sekarang masih berusaha untuk mengumpulkan tenaganya kembali   Tidak apa, aku bisa mengerti   Aku terus menciumi payudaranya yang bulat sempurna itu, kuhisap dan kujilati keringat yang mengalir di permukaannya sampai benda itu menjadi bersih   Sementara putingnya yang merah mencuat, kugelitik dan kucucup berkali-kali dengan lidahku 

Wanita itu mulai sedikit mendesah, tapi masih terlihat pasrah   Bahkan saat tanganku mulai merabai paha dan selangkangannya, dia tetap tidak melawan   ”Mbak capek ya, bagaimana kalau kita berhenti dulu?” tanyaku   Tidak enak juga menggumuli perempuan yang diam seperti ini   Kayak main sama gedebok pisang aja   ”Eh, nggak   Nggak, pak   Terusin aja   Saya sudah lewat kok capeknya 

Ini juga sudah mulai terangsang  ” wanita itu tersenyum kepadaku   ”Beneran?” kuelus rambutnya yang panjang sepinggang   ”Saya cuma mikir, tadi kok bisa nikmat banget ya, apa sensasi selingkuh memang seperti ini? Bapak belum ngapa-apain, cuma pake tangan, tapi saya sudah kelabakan seperti ini  ” dia mengulurkan tangannya dan menggenggam penisku   ”Yang ini, pasti bakal lebih hebat dong  ” gumamnya sambil meremas-remasnya
pelan   ”Pastinya,” aku tertawa menggoda   Dia ikut tertawa   ”Jadi tak sabar saya, pak   Ayo, pak, cepat setubuhi saya  ” wanita itu meminta 

Aku mengangguk, ”Saya juga sudah tak sabar mbak pengen ngerasaain tubuh mbak yang montok ini  ” sambil kujawil puting susunya   ”Ahh, montok apanya, pak   Buktinya, pacar saya ninggalin saya  ” katanya, wajahnya tiba-tiba terlihat sendu   Mungkin teringat peristiwa yang baru dialaminya   ”Ah, maaf, mbak  ” aku buru-buru minta maaf   Aku tidak ingin merusak suasana mesra ini   Jangan sampai gara-gara teringat sama pacarnya, dia jadi mengurungkan perselingkuhan ini 

Aku sudah telanjur bergairah, bisa gila aku kalau diputus sekarang   ”Tidak apa-apa, bukan salah bapak kok   Malah saya terima kasih banget karena bapak sudah mau nemani saya   Siapa tahu dengan kenikmatan yang bapak berikan, saya jadi bisa melupakan bajingan itu!” dia mengepalkan tangannya erat-erat, tampak geregetan 

Tapi didalamnya masih ada penisku   ”Auw!” tentu saja aku langsung menjerit keras-keras   ”P-pelan-pelan, mbak   Sakit!” rintihku   Wanita itu langsung melepaskan genggaman tangannya, ”Ah, m-maaf, pak   Saya nggak sengaja  ” dia memandangi dan membolak-balik batang penisku, memeriksanya kalau- kalau ada yang terluka 

Setelah tahu tidak apa-apa, kami saling berpandangan dan tertawa berbarengan   ”Ayo, pak   Katanya mau ngentotin saya,” wanita itu berkata genit   ”Eh, i-iya, mbak  ” mengangguk senang, aku segera menelanjangi wanita cantik itu   Celana jeansnya yang sedari tadi masih separoh di kaki, kutarik hingga lepas   Juga blus serta kutang mungilnya, hingga kami sama-sama bugil   Aku lalu rebah diantara pahanya dan menelusupkan kepala ke celah selangkangannya 

Dengan cepat lidah kasarku kembali menjilati lubang kemaluannya   ”Auw, pak… Ampunn…” wanita itu langsung merintih dan menggelinjang   Pelan-pelan nafsunya kembali terpancing   Lidahku yang terus menusuk-nusuk lubang vaginanya membuat dia merasakan kegatalan yang amat sangat   ”S-sudah, pak   Cepat setubuhi saya   Jangan siksa saya seperti ini!” pintanya memelas 

Tanpa dia sadari, tangannya telah menyambar kepalaku dan jari-jarinya meremasi kembali rambutku yang sudah acak- acakan sambil mengerang dan mendesah-desah menikmati rangsanganku yang terus mengalir   Dia juga menekan-nekan kepalaku agar tenggelam lebih dalam ke lubang selangkangannya   Pantatnya juga ikut naik menjemput lidah dan bibirku   Karena kasihan, dan juga karena tidak tahan, aku menghentikan hisapanku 

Kuganti dengan memindahkan dan mengangkat kaki wanita itu untuk kutumpangkan ke bahuku   Perutku yang buncit hanya memungkinkan posisi seperti itu saat menikmati tubuh sintalnya   Itulah posisi yang paling mudah   ”Siap ya, mbak   Saya masukkan sekarang  ” kutuntun kontolku dan kuarahkan secara tepat ke lubang kemaluannya yang masih tampak sempit dan indah 

Hanya karena jilatanku lah, benda itu jadi agak terbuka sedikit   ”Jarang dipake ya, mbak?” aku mengomentari kemaluannya   ”Nggak juga sih   Tiap ketemu, kita pasti main   Memang itu yang dicari pacar saya dari hubungan kami   Dia cuma mau tubuhku   Ah, saya memang ******   Kenapa tidak menyadari itu dari dulu  ” dia melenguh, antara menyesali nasib dan gesekan ujung penisku pada bibir kemaluannya   ”Nggak semua laki-laki seperti itu, mbak 

Saya yakin, mbak pasti bisa menemukan yang lebih baik dari dia   Mbak cantik dan menarik, kalau saja saya masih muda, mbak pasti akan kunikahi  ” Aku sungguh sangat menunggu detik-detik ini   Detik-detik dimana kontolku untuk pertama kalinya merambah dan menembusi memeknya   ”Terima kasih, pak   Ditemani seperti sekarang aja, saya sudah senang kok  ” sahutnya dengan tubuh kembali bergetar, saat aku mulai mendorong batang penisku 

”Ughhh,” aku melenguh, tubuhku seakan terlempar ke-awang-awang   Sendi-sendiku bergetar   Nikmat sekali rasa perempuan itu   Campuran antara panas, lengket, sempit, dan menggigit   ”Auw!” wanita itu menjerit kecil saat kepala tumpul yang bulat gede milikku menyentuh dan menguak bibir vaginanya   Rasa kejut saraf-saraf di bibir kemaluannya langsung bereaksi   Saraf-saraf itu menegang dan membuat lubangnya menjadi menyempit   Seakan tidak mengijinkan kontolku untuk menembusnya lenih jauh 

Itu membuatku jadi penasaran   ”Santai aja, mbak   Jangan tegang,” bisikku di tengah deru hawa nafsuku yang menyala-nyala   ”Ahhh… h-habisnya, ****** bapak gede banget sih   Jauh sama punya pacar saya   Saya jadi takut  ” Sahutnya terus terang   Aku tersenyum   “Kok takut, harusnya malah seneng dong?” terus kugesek- gesekkan penisku   Kalau dia memang belum siap, aku tidak akan memaksa   “Istri bapak pasti puas banget ya?” dia bertanya, dan menjerit kecil saat kugigit kembali puting susunya   “Itulah kenapa dia tidak menolak kukasih anak 7 orang  ” aku menjawab bangga, dan tertawa   “Hamili saya juga, pak 

Keluarin sperma bapak di dalam   Nggak apa- apa, kalau pacar saya tidak mau ngasih anak, biar saya dapat dari bapak saja  ” wanita itu meminta   “Beneran, mbak?” bisa kurasakan, setelah berkata begitu, dia menjadi lebih rileks   Kepala penisku yang tadi tertahan, tiba-tiba bisa meluncur masuk meski masih agak sulit   ”Iya, pak  ” dan dengan kata-kata itu, ia pun menyerahkan sepenuhnya tubuhnya kepadaku   Bibir vaginanya menyerah dan merekah, menyilahkan kontolku untuk menembusnya   Bahkan kini vaginanya lah yang aktif menyedot agar seluruh batang kontolku bisa dilahapnya   Tanpa perlu usaha yang berarti, ’helm tentara’ itu pun berhasil masuk menguak ’gerbangnya’   ”Uugghhhh…” aku merasakan geli yang amat sangat saat batangku yang kaku dan keras memasuki lubang kemaluannya 

Terasa sesak, penuh, hingga tak ada ruang dan celah yang tersisa, terasa begitu nikmat   Aku terus mendesaknya masuk hingga mentok di mulut rahimnya   ”Ughhh, pak   Terus terang, seumur- umur belum pernah rahimku ngrasain disentuh ****** seperti sekarang   ****** pacar saya paling-paling menembus sampai tengahnya saja, masih banyak sisa ruang yang longgar  ” rintihnya mesum   Tanpa diberitahu pun, aku sudah tahu   Vagina wanita itu memang sangat sempit, seperti perawan saja layaknya 

Benar-benar beruntung aku bisa mendapatkannya   ”Saat dia tarik maupun dorong pun, saya tidak merasakan sesak atau penuh seperti sesak dan penuhnya ****** bapak mengisi rongga vaginaku saat ini  ” katanya saat aku mulai melakukan pompaan   ”Nikmati aja, mbak   Akan kupuaskan mbak malam ini  ” dengan pelan dan berirama, aku terus menarik pelan pinggulku kemudian mendorongnya lagi   Begitu berulang-ulang dengan frekuensi yang makin sering dan semakin cepat   ”Ahhhh     iya, pak   Enak banget! Terus…” dan wanita itu mengimbanginya dengan pintar 

Secara reflek, pantatnya bergerak ke atas ke bawah, mengejar dorongan dan tusukanku   Sesekali dia juga bergerak memutar, sedikit ngebor apabila aku bergoyang pelan   Tak lupa juga ia menggoyangkan kegelnya untuk makin memanjakanku   ”Ughhh… enak banget, mbak  ” aku mendengus   Untuk membalasnya, secara beruntun kukocok vaginanya dengan sangat cepat dan dalam   Ia langsung berteriak keenakan   ”Aahhhh     pak, aarghhhh…” payudaranya bergoncang-goncang, rambutnya terburai, keringatku dan keringatnya mengalir berjatuhan di sprei 

Goyangan itu juga membuat ranjang kokoh yang kami pakai sampai berderak-derak tak karuan   Segera kuremas-remas payudaranya sebagai pelampiasan rasa nikmat yang semakin dominan   Kami sudah hilang kontrol   Aku terus bergerak cepat, sementara wanita itu sudah tidak mengeluh sakit lagi   Seluruh gerak, suara, nafas, bunyi, desah dan rintih hanyalah nikmat saja isinya   Posisi nikmat ini berlangsung kurang dari lima menit   Kulihat tubuh montok wanita cantik itu sudah berkilatan oleh keringatnya, makin menambah keseksiannya 

Dengan gemas terus kupermainkan puting susunya yang mencuat mungil   Kugigit, kujilat dan kupilin-pilin penuh nafsu   Sodokan kontolku makin lama juga makin kencang   Pada akhirnya, setelah hampir sepuluh menit bercinta, bisa kuhantarkan wanita itu ke orgasmenya yang ke dua   ”Ohhhh… bapak memang hebat   Hanya dari Bapak, saya bisa meraih orgasme seperti ini 

Terima kasih, pak   Terima kasih!” ucapnya disertai semprotan keras di vaginanya   Kuhentikan goyanganku   Kuberikan dia kesempatan untuk menikmati puncak kenikmatan itu   ”Saya juga puas, bisa bercinta dengan orang secantik mbak  ” aku berkata   ”Puas apa? Bapak kan masih belum keluar?” terengah-engah, wanita itu kelihatan makin cantik   ”Sekarang giliran saya untuk memuaskan bapak  ” Sehabis berkata begitu, kurasakan vagina wanita cantik itu berdenyut begitu keras, meremas dan mencekik penisku begitu rupa   Aku kelojotan   Denyutan satu disusul dengan denyutan lain yang lebih nikmat   Aku jadi tak tahan 

Apalagi dalam tiap denyutan selalu diiringi empotan keras di ujung penisku   Tanpa perlu digoyang pun, aku menyerah   Spermaku muntah tak lama kemudian   Crott     crott     crott     ”Ah, banyak sekali, pak  ” wanita itu menggelinjang geli saat vaginanya kusembur dengan kawah panasku berkali-kali   ”Uhh    ” aku jadi lemes sekali   Lemas tapi puas   ”Sudah lama ya nggak dikeluarin?” wanita itu bertanya   Aku mengangguk   ”Istri saya sudah manopause, mbak 

Cuma cinta kasih yang menyatukan rumah tangga kami, nafsunya sudah lama hilang  ” ”Bapak seneng dong sekarang?” dia membelai rambutku   ”Seneng banget   Sekali-kalinya ngentot, sama orang secantik mbak  ” kucium bibirnya ringan   Di bawah sana, kurasakan penisku mulai mengkerut dan mengecil dan akhirnya lepas dengan sendirinya   Sementara vagina wanita itu masih terus bergetar dan berkedut-kedut   ”Mau sampai kapan, mbak, begini terus?” kutusuk lubang sempit itu dengan jari telunjukku, kucolek air mani dan air cintanya yang terbenam di dalam, lalu kuoleskan ke ujung putingnya   ”Sampai besok juga bisa  ” wanita itu menjawab santai dan meratakan cairan pemberianku ke seluruh permukaan payudaranya 

Benda itu jadi kelihatan makin mengkilap karenanya   Tersenyum penuh kepuasan, kami berbaring telentang di ranjang hotel yang kini sudah acak-acakan   Sesungguhnya aku ingin tinggal lebih lama lagi di tempat penuh birahi ini, siapa juga yang rela meninggalkan wanita secantik dan semolek dia yang rela tubuhnya kutiduri sepanjang malam, namun jarum jam di dinding yang menunjuk angka 2 menyuruhku untuk pulang 

Istriku yang sedang menunggu di rumah pasti resah, aku pulang terlambat tanpa memberi kabar apapun   ”Bapak mau pulang ya?” wanita itu bertanya, seperti mengetahui apa yang kupikirkan   ”Iya, istri saya pasti sudah menunggu  ” begitu jawabku   Setelah meremas payudaranya sebentar, aku bangkit dan mulai mengenakan kembali bajuku   ”Terima kasih, mbak, sudah mengajak saya melakukan ini   Jarang-jarang saya nemuin orang seperti mbak  ” kataku   ”Sama-sama, pak 

Saya juga terima kasih   Bapak rela pulang telat demi saya  ” jawabnya sambil ikut memunguti pakaiannya yang berserakan   ”Siapapun orangnya, pasti tidak akan menolak, mbak   Mbak begitu cantik dan seksi  ” kupandang wajah tirusnya yang pucat, dan kembali kulumat bibir tipisnya   ”Bapak puas nggak tadi?” dia bertanya   ”Bukan main, mbak   Saya sungguh sangat puas”, begitu jawabku   Suatu jawaban jujur dari lubuk hatiku yang paling dalam   ”Tapi ini kok masih melendung?” wanita itu meraba gundukan di balik celanaku yang masih menggunung   ”Iya, mbak   Kontolku memang masih ngaceng 

Tapi bener, saya sangat puas kok  ” tapi tidak kutepi tangannya, kubiarkan dia terus meraba selangkanganku   Enak sih rasanya   ”Masih pengin ya, pak?” tanyanya dengan tangan terus memijiti gundukanku, membuatnya semakin membesar dan mengeras tak terkendali   ”bapak masih mau lagi ya?” dia menaruh kembali celana dalam yang ia kenakan dan menggiringku naik ke atas ranjang   ”Tapi, mbak…” aku ingin menolak, tapi remasan tangannya yang nikmat mustahil untuk kuabaikan begitu saja   ”Sebentar saja, pak 

Sebagai salam perpisahan kita  ” sahutnya nakal sambil melempar senyum serta melirikkan matanya kepadaku, seperti menanti reaksiku   Sementara tangannya terus meremasi dan mengurut-urut batang penisku   Aku terdiam, bingung antara mau menolak atau pengen nambah lagi   ”Ehm, mbak…” Tapi kalimatku sudah dia potong   ”Aku buka lagi ya, pak   Aku pengin lihat lagi nih jagoan bapak  ” dan tanpa menunggu persetujuanku, wanita itu dengan sigap mengendorkan ikat pinggangku dan membuka kancing utamanya   Selanjutnya ia meraih resluitingnya dan memelorotkannya ke bawah, menampakkan nampak celana dalamku yang hitam kebiruan 

Di balik celana dalam itu, membayang alur daging sebesar pisang tanduk yang mengarah ke kananmilikku   ”Oouu     ini kali ya, pak, yang namanya stir kanan   Kalau stir kiri, mengarahnya ke kiri, hehehe…” wanita itu menatapnya kagum sambil membelainya dnegan sayang   Sudah kepalang tanggung, aku pun menyuruhnya untuk meneruskan   ”Buka, mbak   Kita lakukan sekali lagi  ” ”Nah, gitu dong, pak   Itu namanya bapak benar-benar muasin saya  ” dengan tidak sabar, wanita itu segera membetot kontolku dari sarangnya 

Melalui pinggiran kanan celana dalamku, batang itu mencuat keluar   Gede, panjang, kepalanya yang bulat berkilatan penuh nafsu   Pada ujungnya ada secercah titik bening   Rupanya cairan precumku telah terbit akibat remasan tangannya tadi   ”Hisap, mbak  ” kuminta dia untuk mengulumnya karena kulihat dia begitu mengagumi benda itu   Tanpa menjawab, wanita itu segera merunduk dan mendekatkan wajahnya   Bibirnya yang tipis terasa hangat saat menempel di ujung kontolku   Dia menyentuh, menjilat dan merasakan lendir lembut dan bening milikku   ”Ughhh     mbak, telan 

Masukkan dalam mulutmu  ” aku meminta   Dia mengangguk, dan melakukannya   Wanita itu menghisap dan mengulum dengan begitu sempurna   Batangku ia sapu dengan lidah, ujungnya ia jilat pelan-pelan, buah zakarnya ia remas- remas sambil sesekali diciumi juga, sementara jembutnya yang lebat ia sibak agar tidak mengganggu 

”Mbak… Uhhh, enak banget sih…” kuelus-elus kepalanya   ”Tahu gini, aku minta emut dari tadi   Mbak pinter banget   Uuhhhh…” kugerakkan kepalanya maju mundur, kupompa dengan lembut agar dia makin lancar mengulumnya   Saat aku sudah tak tahan, segera kurebahkan tubuh montoknya dan kutindih kembali   Tanpa membuang waktu, kami pun mendayung untuk mengarungi ronde yang ke dua yang sempat tertunda   – Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum Terbaru
Like This Article ?

Pelanggan Sms Massal Web Betting

www.pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya 1 web 4 permainan Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15%join now!
Pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15% dapatkan jutaan rupiah setiap harinya
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Bola Jaya
www.bolajaya.com (Bonus deposit SPORTBOOK 25%; 5% Casino+Cashback 5%, Rollingan 0.5%) INFO BBM( 2B4C158D ); SMS( 081360284177 ) SMS balasan ke 081360284177
Master138
www.master138.com Situs Taruhan Bola Online Terpercaya, Promo Bonus : Member Baru 30% SBO / IBC / CASINO Join now! Pin BB : 2B5AF93F
MejaVip
Dapatkan bonus deposit dan turnover untuk permainan poker HANYA di WWW.MEJAVIP.COM/news.php?id=518
Togel Nusa
Bingung mau pasang togel? Dapatkan bonus deposit 30%!! Daftar di WWW.TOGELNUSA.COM
Bola Online
Kunjungi WWW.BOLAONLINE.COM dan dapatkan cashback untuk sportbook 6.2%, dan 0.6% untuk casino SELAMANYA..!!!
 
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork