Sabtu, 25 Juli 2015

Cerita Sex: Ibu Ratna Muda Cantik

Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerisex Terbaru 2015  – Cerita Sex: Ibu Ratna Muda Cantik – Paginya ternyata bi Ratna juga bangun agak kesiangan, kecapekan juga   Benarnya Deni mau ngebetot lagi, sayang ada si Ucil   Bibinya setelah selesai sarapan, minta diantar ke kota, mau beli pil KB, buat jaga – jaga katanya, walau pakai alat KB, tetap lebih baik berjaga 

Cerita Sex: Ibu Ratna Muda Cantik

Di puskesmas di balai warga sebenarnya ada dan bisa beli pil KB, tapi nggak mungkin bibinya membeli di sana, bisa geger dunia persilatan…eh salah…maksudnya bisa geger warga kampung sini, kalau bibinya yang menjanda melenggang santai ke Puskesmas untuk membeli pil KB 

Akhirnya mereka berangkat, si Ucil diajak juga tentunya, bocah itu juga tak’kan paham apa yang akan dibeli ibunya   Agak siangan mereka sudah sampai, bibinya segera ke kebun seperti biasa   Ucil mengajak Deni ke rumah abahnya, ya sudah Deni mau saja 

Hampir 2 minggu Deni melakukan hubungan sex sama bi Ratna, sudah bisa dibilang mahir dan mampu memuaskan bibinya   Hari ini Ucil tak di rumah, dijemput abahnya, diajak kondangan ke saudara di bandung, pulangnya besok sore 

Dari pagi Deni ikut bibinya ke kebun, tapi baru sebentaran di sana sudah terus colek – colek bibinya minta pulang   Nggak tahan mau nyodok lagi   Hari ini bi Ratna memakai kaos dan celana selutut  Akhirnya bi Ratna nyengir memaklumi kemauan keponakannya yang lagi doyan – doyannya, belum siang mereka sudah pulang   Bibinya masuk ke rumah, menuju kamar 

Deni yang sudah ngaceng berat, segera memasukkan motor ke dalam rumah, menutup pintu asal rapat tanpa menyadari belum terkunci, dengan semangat 45 segera ke kamar bibinya   Bi ratna baru juga membuka baju kaosnya, hanya menyisakan BH, Deni sudah menomploknya merebahkannya ke kasur   Bibinya tertawa kecil…

”Sabar atuh Den, semalam kan sudah sampai 3 kali, masa sekarang belum tengah hari sudah minta lagi…  doyan amat sih ponakan bibi ini  ”
”Namanya juga anak muda masih semangat   Lagian memang bi ratna sangat menggoda sih  ”

Deni segera memendamkan wajahnya di antara belahan tetek bi Ratna, menciuminya, wangi dan harum, aroma wangi tubuh dan sabun bercampur satu dan memabukkan   Tangannya segera meremasi BH bibinya, tak lama, sebentar saja, tangannya tak sabaran segera melucuti paksa Bh bibinya   Kini ia asik mengulum dan memainkan pentil bibinya, menghisapnya kuat – kuat 

Bibi Ratna sampai kelojotan   Keponakannya ini benar – benar murid yang pandai, sebentar saja sudah mahir mengetahui juga lihai memainkan titik – titik sensitifnya   Mampu secara kreatif mengembangkan potensinya   Tangan bi Ratna menyusup ke balik celana pendek Deni, mulai meremas – remas kont01 Deni 

Dengan cepat akhirnya keduanya kini sudah tak berbusana lagi, Deni masih di atas menindih bibinya, mengangkat lengan bibinya, menciumi dan menjilati rimbunan keteknya, enak dan harum   Bibinya masih asik mengocok kont01nya, karena sudah tak tahan, Deni menurunkan pantatnya sedikit dan…blesss…kont01nya menerobos m3mek bibinya   Kini Deni sudah tak culun lagi, sudah pandai menjaga tempo 

Ia mulai memompa dengan semangat, kaki bibinya terkangkang lebar, Deni menyodokkan kont01nya, kuat dan bertenaga serta sedalam mungkin   Tetek bibina bergoyang nafsuin   Gemas banget Deni melihatnya, ia dekatkan mulutnya, menghisap pentil itu kuat, sodokannya makin kuat, hampir 3 menit lewatt, masih tetap menghisap kedua pentil tetek bibinya secara kuat dan bergantian juga menyodok dengan cepat dan konstant, efeknya bibinya mendesah kuat dan penuh gairah…

”Aaahh…    Ssssshhh…    lagiii ii…  ”
”Huahhhh…  ooohhhh……Wooow www…”
”Yessss……”

Tubuh bi Ratna menggeliat dan mengejang kuat, menyemburkan cairan orgasmenya, sebenarnya Ratna juga heran di awalnya, dulu sama suaminya yang bejat, sulit sekali ia orgasme, tapi sama keponakannya ini, sangat mudah dan sering, mungkin karena ia sendiri enjoy dan menikmati semangat Deni yang penuh gairah tanpa surut   Deni tak memperdulikan bibinya yang masih lemas, makin mantap menyodokkan kont01nya, mata bi Ratna merem – melek menrima gempuran sodokan kont01 Deni, tangannya memeluk erat pundak Deni 

Sementara kedua insan ini masih seru memacu birahi, Bi Lasmi melongok melalui hordeng yang sedikit terbuka di pintu depan, motornya ada, kenapa dari tadi tak ada yang menjawab, masa si Ratna sama Deni jam segini sudah tidur siang   Penasaran ia memutar gagang pintu…tuh ceroboh sekali tak dikunci, mana ada motor, nanti digondol maling lagi   Perlahan ia masuk dan menutup pintu, menguncinya 

Memandang sekeliling…sepi amat sih   Oh ya, si Ucil kan ikut si Abah, tadi pagi Ratna sempat ngomong waktu ketemu di kebun   Ah paling adiknya lagi tiduran di kamarnya   Yakin dengan perkiraannya, Lasmi segera menuju kamar adiknya, sambil berseru   

”Rat, teteh minta kecap dulu dong, nanggung lagi masak, tadi ke warungnya si Ros, tapi tutup, lagi belanja ke pasar, makanya minta sedikit ke…APA…?”

Lasmi membelalak, saat menyingkap gordeng yang menutup kamar adiknya, ia mendapati pemandangan yang tak pernah ia duga atau bayangkan   Keponakannya Deni sedang menindih adiknya Ratna, keduanya tanpa busana   Matanya terbelalak memandangi keduanya bergantian 

Ratna dan Deni diam membatu, kont01 Deni masih menancap di m3mek bibinya   Terkejut sekali tentunya, situasi amat memojokkan mereka, mau ngomong apapun posisi mereka sangat nyata sedang melakukan hubungan yang terlarang   Rasanya mulut mereka terkunci rapat sulit menjelaskan   Setelah lama terombang – ambing dalam kesunyian yang menegangkan, rasa keterkejutan sudah berkurang, pikiran mulai mengalir kembali…

”Eh…teteh…eh…a    anu…”
”Bi…eng bi Las…Lasmi, De    Deni bi…  bisa jelas…jelaskan…i…ini sa    salah Deni  ”

Lasmi masih terkejut, dalam pikirannya, ampun Ratna, banyak lelaki yang mengejar kamu, mau memperistri kamu, tapi kenapa kamu malah memilih ngewek sama…ke…keponakan kita, Deni ? Harus ada penjelasan yang masuk akal, karena saat Lasmi memrgokinya, walau sesaat saja, jelas keduanya melakukannya dengan sukarela, tak ada pihak yang terpaksa 

Dia duduk di pinggir ranjang, masih terkejut, semuanya diam, akhirnya Lasmi bisa menguasai diri   Ratna sudah mendahului bicara   Saking tegangnya, Deni sampai lupa mencabut kont01nya 

”Teh…nanti Ratna pasti jelaskan, ada alasan yang membuat Ratna melakukan hal ini  ”
”Rasanya tak perlu kamu jelaskan   Teteh bisa membaca pikiranmu   Selama ini teteh dan teh Santi sudah mengerti kalau kamu memang trauma sama perkawinan, tapi juga butuh pelampiasan…Cuma kenapa sama si Deni    ?”
”Awalnya tak pernah terencanakan, terjadi begitu saja dan tak bisa dihindarkan…  ”

Lasmi diam saja, saat itu deni baru sadar masih posisi menancap, ia mencabut kont01nya, bergulir ke samping bi Ratna   Mata Lasmi sempat memandang kont01 Deni, dan sama seperti Ratna dulu kala pertma kali melihat kont01 Deni, Lasmi juga terkesiap   Sebenarnya Lasmi juga belakangan ini selalu uring – uringan, iyalah…suaminya yang pelaut, kalau melaut waktunya selalu lama,kalau berlabuh cuma sebentar, tentu saja ia kurang terpuaskan   Mana terakhir ia ngewek hampir setengah tahun yang lalu, suaminya juga masih lama pulangnya 

Matanya memandang kont01 Deni dengan raut kepingin   Tak heran kalau ratna sampai mau melakukannya sama keponakannya ini pikir Lasmi   Dia mulai bergairah dan merasakan denyutan pada m3meknya   Kalau tadinya hal ini hanya menjadi rahasia Ratna dan Deni berdua…kini sudah saatnya menjadi rahasia mereka bertiga   Tapi keduanya harus dihukum dulu   Ratna dan Deni masih tegang menunggu reaksi Lasmi selanjutnya, makin tegang melihat Lasmi yang sedang serius berpikir   Untunglah Lasmi kembali berbicara…

”Kalian…selesaikan apa yang sedang kalian perbuat…”
”HAH…?” Ratna dan Deni mengucapkan keheranan mereka berbarengan, melongo bingung menatap Lasmi minta penjelasan lebih lanjut 
”Kenapa ? kalian dengarkan   Lanjutkan saja apa yang sedang kalian perbuat  ”
”Ta    tapi teh…nggak mungkinlah…di di depan teteh  ”
”Mungkin saja, kenapa malu ? Untuk apa ? Melakukannya sama keponakanmu kamu bisa nggak malu, apa bedanya sekarang ?”
”Ti…tidak…Ratna nggak mau   Ini lain soal  ”

Deni hanya diam saja, bingung dan nggak tahu harus ngomong apa   Akhirnya Lasmi menggetokkan palu terakhir, final… 

”Baik…kalau begitu bersiaplah…teteh akan membicarakan hal ini ke Santi…ya tetehmu Ratna, dan juga ibumu,Deni   Dan teteh yakin kalau Santi tak akan senang dan bisa menerima hal ini   Bagaimana…?”

Deni sangat terkejut   Gila…mampus deh…    wah nggak bisa begini, ia akhirnya membuka suara 

”Sudah bi Ratna, kita teruskan saja   Daripada berabe  ”
”Ta    tapi Den…i…itu…”
”Sudah…tenang saja, ayo, santai saja  ”
”Kamu dengarkan Rat, Deni benar, daripada berabe   Lagipula teteh sudah berbaik hati mau membiarkan kalian menuntaskan ngewek kalian yang terputus menddak tadi  ”

Akhirnya Ratna siap melanjutkan, canggung rasanya   Deni walau tadi terkejut, tapi kont01nya masih ngaceng, maklum tadi dalam posisi tempur dan terangsang berat   Ratna kembali berbaring, melebarkan kakinya dengan agak ragu   Deni sudah di atasnya, beda dengan ratna, Deni tak ada keraguan, kalau bi Lasmi bilang teruskan dan ia tak akan mengadukan hal ini ke ibunya, ya sudah, teruskan saja 

Blesss…  kont01nya dengan cepat sudah menerobos, mulai memompa   Deni sih tetap semangat, cuma Ratna sudah kehilangan selera   Jadilah ini pergumulan satu arah   Kont01 Deni menyodok dengan mantap   Mulutnya juga mulai menciumi dan menghisapi pentil bi Ratna   Nafsunya sudah kembali normal, seakan jeda yang menegangkan barusan tak pernah terjadi 

Lasmi duduk menyaksikan, duduk manis di pinggir ranjang, dekat kaki pasangan yang sedang bergelut itu, sedikit demi sedikit gairahnya naik, menyaksikan kont01 keponakannya yang gede itu menerobos m3mek Ratna, memompanya keluar masuk membuat m3mek Lasmi mulai basah, tangannya perlahan menyingkap kainnya, kini asik mengelus CD-nya yang tebal, perlahan lalu makin cepat, akhirnya tangannya enyusup ke balik Cd-nya, mulai asik mengelus belahan m3meknya   Merasa kurang nyaman, ia lepskan CD-nya   Melepas kainnya 

Lasmi di usianya yang ke 40 juga masih menggairahkan   Bodynya memang sedikit lebih montok dan berisi, tapi tetap tperutnya juga rata, nyaris tanpa timbunan lemak yang berarti   Kakinya mulai ia kangkangkan, m3meknya juga sama seperti saudaranya, ditumbuhi jembut yang lebat samapi ke belahan pantatnya, tangannya mulai mengelus belahan m3meknya yang sudah basah, segera saja belahan itu mekar, menampakkan lobang m3meknya yang merah   Jarinya masih asik hanya mengelus   Ratna dan Deni masih belum sadar dengan yang sedang dilakukan Lasmi 

Lama – lama karena sodokan kont01 Deni, Ratna mulai On lagi, desahannya mulai terdengar kembali   Deni menjilati lehernya, memompa kont01nya kuat – kuat, terasa sangat mentok di m3meknya, jilatan Deni juga sangat merangsangnya   Bi Ratna menggelinjang kegelian, rasa nikmat makin menjalar ke seluruh tubuhnya   Geli dijilati, enak disodok di bagian m3mek   Tanganya memeluk pundak Deni kuat…

”Awww…  Den…  geliiiiii ”
”Oooohhhh…  Owwwww…    Sshhh       ”
”Dikiiiitttt……  laaaggiiiii …  Aaaaahhhh…  ”

Tanpa ampun bi Ratna kembali jebol, Deni jadi makin bergairah, senang karena bi Ratna kembali menikmati pergumulan mereka   Deni sebenarnya mau ganti posisi, tapi malas, ada bi Lasmi…mendingan cepat tuntaskan saja yang sekarang 

Lasmi mulai menyodokkan jarinya ke lobang m3meknya, dikocoknya dengan cepat, tangan yang lain mulai memainkan dan mengelus it1lnya yang besar dan menonjol, memainkannya dengan ujung jari jempol dan telunjuk, cepat dan konstant, menahan desahannya agar tak terdengar 

Makin naik gairahnya…Aaahh…Ssshhh…   enak…rasa nikmat yang sangat, ditambah melihat adegan yang terjadi di depan matanya   Saat ia melihat dan mendengar Ratna mendesah kuat terakhir tadi, nafsunya jadi naik   Makin cepat jemarinya beraksi…  Ooooohhhhhhh…  ia menekan bibirnya kuat, menahan agar suara desahannya saat orgasme tak terdengar 

Ratna mengangkangkan kakinya selebar mungkin, sudah kepalang enak, sebodoh amatlah sama teh Lasmi,eh di mana dia…  ia agak mengangkat bahunya…lho…  lho…  ngapai n teh Lasmi, ke mana kain dan Cd-nya…lagian dia kok lagi mainin m3meknya pakai jarinya sendiri   Seketika otak Ratna seperti diterangi cahaya terang…sialan…pikirnya    te h Lasmi ngerjain aku sama Deni   Saat itu teh Lasmi sedang asik bermasturbasi, matanya terpejam   Ratna menarik kepala Deni, mendekatkan kuping Deni ke mulutnya, ia segera membisikkan sesuatu, Deni masih tetap memompakan kont01nya   Deni mengangguk 

Lasmi sudah lupa dengan Ratna dan Deni, ia asik bermasturbasi sambil terpejam, hal yang biasa ia lakukan di rumahnya sendiri, kalau sudah bergairah dan orgasme,ia makin asik menikmati pemainan jarinya   Tiba – tiba ia merasakan tubuhnya seperti ditarik merebahkannya   Siapa…  Deni yang menariknya…walau kuat tapi tetap lembut   Ratna nampak sedang mengaso berbaring memulihkan tenaga 

Dengan cepat Deni segera beraksi, mulutnya langsung menyasar daerah selangkangan bi Lasmi, tanpa sungkan lagi mulutnya dengan ganas menciumi m3mek bi Lasmi, aromanya enak   Bi Lasmi yang sadar kalau sekarang gilirannya telah tiba, mengangkangkan kakinya   Lobang m3meknya menganga jelas   Deni segera menjilatnya dengan rakus, Lasmi mendesah Lidah Deni segera menjilati it1lnya yang besar, menggoyangkannya dengan cepat membuat bi lasminya kelojotan 

Melihat lobang m3mek bi Lasmi yang sangat merangsang, Deni segera mempersiapkan jari telunjuk dan jari tengahnya, menyodok lobang m3mek itu dengan cepat, Lasmi kelabakan   Sementara Deni menggarap m3meknya, Lasmi dengan cepat melepas kaos dan BHnya, keteknya juga rimbun, dan teteknya jauh lebih besar dari tetek Ratna   Tentu Deni belum sadar, masih sibuk bergerilya di bawah sana   Bi Lasmi meremas teteknya dengan tangannya sendiri

Ratna melihat Deni sedang gantian mengerjai bi Lasmi…dasar teteh…padahal kepengen, pakai acara nakutin segala   Gairah Ratna mulai naik lagi   Ia mendekat ke arah tetehnya   Memang kalau gelombang seks sudah memancar, kadang pengertian yang paling mustahilpun akan timbul, tanpa perlu diucapkan lagi, pelakunya bisa memahami niat dan kemauan yang lain   Ratna mulai meremas tetek Lasmi 

Lasmi diam saja tak protest, tangan Ratna mulai memilin pentilnya yang sudah mengacung, dia sudah sering melihat tetehnya ganti baju, tapi tetap saat ini ia megagumi betapa besar dan kenyalnya tetek tetehnya   Mulutnya mulai menghisap pentil teh Lasmi  menjilati dan menggoyangnya dengan lidahnya   Lasmi makin kelojotan, tangannya menarik lembut pantat Ratna, mengarahkannya m3mek ratna ke mulutnya, dia belum pernah menjilat m3mek perempuan, tapi tak sulit, tinggal melakukan seperti yang dilakukan suaminya dan kini Deni pada m3meknya sendiri 

Lidah Lasmi mulai menyapu m3mek Ratna, m3mek Ratna kemerahan karena baru disodok Deni, juga belahannya dalam posisi mekar   Lidahnya mulai menjilati it1l Ratna   Awalnya canggung, tapi makin lama makin terbiasa, buktinya Ratna di tengah kesibukannya menghisap pentil Lasm mulai mendesah 

Deni terlalu konsent bermain dengan m3mek bi Lasmi, tak menyadari bi Ratna telah bergabung, saat ia mendongakkan kepalanya sedikit…ya…ampuun…  ini       ini…  terlalu hot buat dirinya   Gilaaaa…tetek bi Lasmi…  kont01nya berdenyut, ngaceng dengan keras sekali   Makin ganas menyerang m3mek bi Lasmi   Lidahnya makin cepat menggoyang it1lnya demikian sodokan jarinya   Lasmi menggoyang pantatnya, desahannya tertahan keasikannya menjilati m3mek Ratna 

Akhirnya bi Lasmi tak tahan, pantatnya terangkat, badannya mengejang…  awww…orgasme yang dashyat baru saja menghantamnya 

Deni segera berhenti memainkan mulut dan lidahnya   Karena posisi bi Lasmi agak di pinggir ranjang, Deni menarik pelan kaki bi Lasmi, menjuntaikannya menggantung di pinggir tempat tidur   Deni turun berdiri di pinggir tempat tidur…  blesss kont01nya menerobos m3mek bi Lasmi   Bi Lasmi bergetar, tubuhnya serasa luluh lantak saat kont01 keponakannya menghujam tadi…gilaaaa…  penuh dan terasa sesak di m3meknya 

Deni segera memulai pompaannya, ia condongkan badannya, mulai meremas tetek bi Lasmi, mainan baru bagi Deni   Buseeet…  kalah deh bi Ratna, Deni membatin   Ia meremasnya kuat – kuat, pentilnya gede sekali   Gemas Deni memilinnya   Karena Deni mulai sibuk memainkan tetek bi Lasmi, Bi Ratna mengalah, berhenti menghisap tetek teh Lasmi   Kini bibirnya berganti haluan mencium bibir Deni   Deni makin cepat saja menyodok m3mek bi Lasmi, membuat bi Lasmi mengimbangi dengan ikut menggoyangkan pantatnya 

Lasmi makin asik saja menjilati it1l adiknya, Ratna, bahkan jari tengahnya sudah sedari tadi menyodok lobang m3mek Ratna   Lidahnya menggoyangkan dan menghisap pelan it1l adiknya itu   Ratna yang posisinya agak nungging karena mecondongakan tubuhnya untuk kemudian asik berciuman dengan Deni mulai kewalahan   Pinggulnya bergoyang liar, mengejang…lalu orgasme 

Setelah Ratna orgasme, Lasmi menghentikan kegiatannya, konsentrasi pada sodokan Deni yang makin lama makin enak   Ratna berhenti mencium Deni, terkapar berbaring, kecapekan   Kini Deni melawan Lasmi   Deni langsung menghisap pentil bi Lasmi, mantap banget, sangat kuat ia menghisapnya, bi Lasmi sampai mendesah kuat, belum lagi sodokan keponakannya itu makin bertenaga, ia mendesah, mengangkat lengannya ke atas, menikmati serbuan nikmat   Deni terpesona memandang rimbunan ketek bi lasmi, mulai menciumnya dengan ganas sambil menjilatinya bergantian, pompaan kont01nya sudah sangat cepat  Bi lasmi makin kewalahan…

”Aaahh…    Pelaaaaannn…  diki iitttt…”
”Ooooh…  janggaaaannnn dipelaniiiinnnn…    ”
”Ughhhh…  ampuuunnnn…    Awww ……”

Bi Lasmi pun menggelepar penuh kenikmatan…ternyata keponakannya sungguh hebat   Deni mulai menciumnya dengan ganas dan panas, bi Lasmi tanpa sungkan meladeni, lidah mereka saling beradu, tapi tekhnik Deni belum maksimal, ciuman bi Lasmi jelas lebih tinggi tekhniknya, ia menyedot lidah deni membuat Deni serasa melayang, nyaris lepas kendali, untung tak lama kemudian bibinya melepas ciumannya, Deni samapai megap – megap…  Awas ya…pikir Deni, ia bertekad membalas, sodokannya kini sudah amat sangat cepat,membuat bi Lasmi merasakan sensasi yang tertinggi, belum pernah m3meknya disodok dengan secepat dan seganas ini, apalagi kont01 Deni sangat memenuhi m3meknya 

Ada yang merenggangkan kaki Deni, deni melirik, ternyata bi Ratna yang sudah merasa segra kembali berjongkok di bawah selangkangan Deni yang sedang berdiri sambil menyodok bi Lasmi   Bi ratna mulai menghisap dan menyedot biji pelernya, tentu saja menyesuaikan dengan ritme gerakan pompaan dan sodokan kont01 Deni   Sintiiiingg…    enaknya tak terkira, sambil tetap asik menyodok bi Lasmi, bijinya diemut sama bi Ratna, Deni merasa dirinya menjadi manusia paling berbahagia di bumi saat ini 

Tapi ketahanan Deni juga ada batasnya, seiring sodokannya yang makin kuat, ia merasakan denyut nikmat pada kont01nya, ia hujamkan sedalam mungkin kont01nya   Bi Lasmi nampaknya sadar Deni ma ngecret segera berucap…di dalam saja…di dalam saja   Bi lasmi bergetar saat pejunya menyemprot kuat…    selesai…dan melelahkan   Bi ratna masih asik menghisap biji pelernya, membuat dengkul deni makin lemas   Deni segera mencabut kont01nya 

Bi ratna dengan rakus segera memburu kont01 Deni, menjilati sisa peju yang menempel   Setelah Bi Ratna menuntaskan jilatannya yang terakhir Deni segera menghempaskan diri ke atas kasur   Sangat lelah saat ini   Hanya bisa berdiam diri   Bi ratna juga bergabung tiduran di atas ranjang   3 orang tanpa busana tergeletak lemas penuh kepuasan   Deni masih diam saja, menengarkan bi ratna dan bi Lasmi yang mulai bercakap…

”Ih teh Lasmi jahat, nakut – nakuti saja, padahal juga mau…dasar  ”
”Awalnya sih nggak begitu   Tapi kont01 Deni sangat menggoda, akhirnya aku terangsang  ”
”Terus bagaimana komenter teh Lasmi  ”
”Ya puaslah, tapi…  ”
”Tapi apa teh…?”
”Belum puas banget…Rat, malam ini Deni menginap di rumah teteh saja ya  ”
”Huh maunya…nggak, teh Santi kan menitipkan Deni menginap di sini  ”
”Ya…jangan begitu dong…suami teteh masih lama berlayarnya    ”

Mana rela Ratna membiarkan jagoannya dibajak sama tetehnya   Lagian tadi teh Lasmi sudh tega menakuti mereka   Akhirnya Ratna berkompromi 

”Teteh saja yang nginap, Ucil kan lagi pergi sama abah  ”
”Ya sudah, tapi nanti banyakkan teteh ya, kan kamu sudah puas, sedang teteh baru hari ini  ”
”Terserah teteh saja  ”
”Iya…teteh mau ngerasain keponakan teteh sendirian, mungkin masih bisa maksimal lagi kemampuannya  ”

Deni yang menjadi object hanya diam, selain masih lelah, juga ia sedang berpikir…gilaaaa…  beruntun g banget dirinya hari ini   Bi Lasmi jelas – jelas masih cantik dan juga nafsuin, ia bisa ngewek bi Lami tanpa terduga…  sangat beruntung   Akhirnya semua membersihkan diri, nggak melanjutkan lagi, walau jarak rumah di sini renggang – renggang, teta nggak enak sama tetangga, siang – siang rumah terkunci rapat   Akhirnya bi Lasmi pulang, mau pinjam kecap…malah dapat saos putih kental……   

Malamnya bi Lasmi menginap, sore – sore sudah datang   Rumahnya paling dititipin sama tetangga yang juga ikut bekerja d kebun   Bi Lasmi ikut makan di sini, setealah makan, mereka bersantai   Deni asik menghisap rokok di dekat pintu sambil ngopi, baru SMS mamanya, sekedar say hello dan mengabarkan kalau ia betah di kampung 

Kalau mamanya masih kurang suka ia merokok, beda sama bibi – bibinya, di kampung sini mah sudah wajar saja   Bahkan bi Lasmi sesekali merokok, seperti sekarang   Bi Lasmi asik ngobrol sama bi Ratna sambil menonton TV   Keduanya memakai busana kesukaan Deni, kain dan kutang model kampung 

Lumayan seru obrolan mereka   Tak lama bi Ratna ke kamar mandi, keluar lagi, masuk kamar seprti mengambil sesuatu di lemari, lalu kembali ke kamar mandi   Agak berapa lama ia keluar, menghampiri tetehnya, sambil nyengir campur sedikit BeTe bi Ratna berbicara…

”Wah    sepertinya teh Lasmi memang beruntung, aku baru dapat tamu bulanan   Nasib…”
”Ya    mau gimana lagi Rat  ”
”Tapi sudahlah…teteh nggak usah pulang sudah terlanjur, nginap saja  ”
”Iya…takut amat si Deni dibawa kabur sama teteh hehehe  ”
”Nggak kok teh   Ya sudah, hitung – hitung teteh mengejar ketinggalan teteh  ”

Bibi lasmi terkekeh geli, setelah puas tertawa, ia berbicara kepada Deni yang masih asik bertengger di pintu, kayak burung saja bertengger hehehe 

”Den sudah dengar kan, nanti malam tidur sama bi Lasmi ya  ”

Deni hanya mengangguk saja, baginya tak masalah, baik bi Ratna maupun bi Lasmi sama – sama yahud kok, ada kelebihan tersendiri   Bahkan kini ia bisa memuaskan diri bermain berdua sama bi Lasmi, kalau tadi siang kan keroyokan, nanti malam bisa puas ngewek berduaan   Keduanya masih asik menonton TV, sambil ngobrol, Deni tak mendengar apa obrolan mereka, tapi yang pasti mereka nampak gembira, cekikikan terus   Deni menyalakan sebatang rokok lagi   Sambil menghirup kopi, santai, mengumpulkan energi 

Akhirnya jam 7 Deni menaruh gelas kopinya yang sudah habis, menutup dan mengunci pintu, sambil memeriksa jendela   Seelah semua diperiksa dia duduk bergabung menonton TV, bi Lasmi lagi ke WC, jadi Deni mengambil tempatnya di sofa panjang, kini Deni duduk berdampingan sama bi Ratna   Ketika bi Lasmi kembali, ia duduk di sofa kecil   Mereka menonton TV, sesekali mengobrol ringan   Jam 8-an Deni mulai merasakan bergairah kembali, acara TV juga tak menarik   Ia berucap…

”Bi Lasmi    eh anu…Deni mau netek dulu ya sama bi Ratna, habis sudah kebiasaan, nggak enapa kan ?”
”Sama bi lasmi juga bisa kan, tapi sudahlah, sesukamu  ”
”Ya    bi Ratna…eng    boleh kan  ”
” Dasar deh si Deni, tadi nanya dulu ke bi Ratna, baru ngomong ke bi Lasmi, tapi kamu cuma bisa netek saja ya…ayo sini  ”

Deni mendekat, memojokkan bi Ratna, kini bi Ratna posisi kepala bi Ratna bersandar di atas pinggiran sofa   Deni menurunkan kutangnya, segera asik menetek dan menghisapi pentil bi Ratna   Deni membandingkan, saat sedang datang bulan pentil bibinya kelihatannya lebih membesar   Juga nantinya Deni baru tahu waktu bibinya memberitahu, kalau wanita lagi datang bulan sebenarnya nafsunya justru meningkat 

Tapi ya itu, tetap nggak bisa disodok, hanya orang yang tak sabaran saja yang nekad menyodok orang lagi palang hehehe   Deni sangat menikmati menetek di teteknya bi Ratna, ia menghisapnya kuat, sambil sesekali menggoyangkan pentil itu dengan lidahnya   Bi ratna mendesah   Jadi tambah ngaceng kont01 Deni, Deni menurunkan tangannya segera mengelus tonjolan di balik celananya itu 

Lagi enak – enaknya mengelus kont01nya sendiri, ada tangan halus menepikan tangannya, lalu menurunkan celananya…oh Bi Lasmi rupanya tak sabar ingin berpartisipasi   Celananya sudah lepas, kini kont01nya mengacung bebas   Deni membiarkan bi Lasmi erbuat semaunya pada kontonya, masih asik menetek   Tangan deni mengangkat lengan bi Ratna, mulai menciumi dan menjilati keteknya, nyaman sekali rasanya 

Kont01nya terasa dibelai, biji pelernya dipijat – pijat cukup lama, enak…membuat Deni merasa rileks dan nyaman, sementara tangan satunya bertugas juga, batang kont01nya dikocok perlahan oleh bi Lasmi   Jempolnya mengelus lembut kepala kont01 Deni mengusapnya dengan penuh perasaan   Sesekali jempol bi Lasmi memainkan lobang pipisnya   Setelah agak lama menggenggam, mengelus dan mengocok dengan tangannya, bi Lasmi mulai memakai jurus lidahnya 

Satu tangannya masih tetap memijat – mijit biji peler Deni   Lidah bi Lasmi mulai menjilati kepala kont01nya, ringan saja, bahkan hanya ujung lidahnya yang beraksi, tapi rasanya sangat nikmat menjalar ke seluruh tubuh Deni   Amboiii…  kayaknya bi Lasmi lebih piawai buat urusan Oral pikir Deni   Lidah bi Lasmi mulai bergerak lagi, menjilati batang kont01 dan juga biji pelernya, menggelitik urat – urat pada batang kont01nya, Deni samapai merem melek dibuatnya, entahlah, gerakannya santai namun sensasi yang diberikan sangat besar 

Akhirnya mulut bi Lasmi mulai menelan kont01nya, perlahan dari kepala kont01, sampai batangnya, akhirnya amblas seluruhnya…ampuuun…    mulut Bi Lasmi terlihat sesak disumpal kont01nya batin Deni dalam hati   Deni jadi nggak konsen neteknya, sesekali melirik   Mulutnya mulai mengulum, meghisap dan mengemuti kont01nya, mulai mengocoknya, lagi – lagi dengan santai, nyaris tanpa semangat, tapi anehnya kok enak ya terasa bagi Deni   Oh rupanya walau sambil mengulum ujung lidahnya tetap aktif bergerak menjilati   Deni menggoyangkan pantatnya keenakan 

Lalu kembali bi Lasmi menelan kont01nya samapi pangkalnya, mendiamkan sebentar, dan kemudian mengemut dan menghisapnya kuat, Deni merasakan lemas sekli, saking nikmatnya   Hisapan Deni pada pentil bi Ratna makin kuat saja seiring rasa kenikmatan yang ia rasakan pada kont01nya   Akhirnya bi Lasmi mulai mengulum dengan cepat, tanpa jeda…entah berapa lama, akhirnya Deni merasakan klimaks, tanpa permisi pejunya muncrat membasahi mulut bi Lasmi 

Deni melepas hisapannya pada pentil bi Ratna, mendesah puaaassss…   Bi Lasmi memainkan pejunya sebentar lalu menelannya samapi habis, belum cukup, dijilatinya sisa peju di ujung kont01 Deni   Gila…dihisap sampai ngecret pikir Deni…mantap juga bi Lasmi 

Bi Lasmi beristirahat sebentar, meminum air di gelas yang ada di meja   Bi Ratna yang sadar kali ini bukan dia pemeran utama wanitanya, merapikan kutangnya, permisi masuk kamar, capek mau tidur   Deni mengambil remote, mematikan TV, masih duduk di sofa, ia segera membuka kaosnya   Bi Lasmi juga mulai melucuti busananya, kini juga bugi…gil…gil…  kont01 Deni segera saja mengeras, Bi Lasmi menatapnya dngan antusias   Bi Lasmi duduk di samping Deni   Dasr nggak sabarn Deni langsung saja tancap gas, mulai meremas – remas teteknya Bi Lasmi tertawa melihat ketidaksabaran keponakannya ini 

”Den sabar dulu, ke kamar saja ya, lebih enak  ”
”Ayo    ayo bi  ”

Bibinya bangun, Deni mengikuti dari belakan masih saja meremas tetek bi Lasmi yang memang sangat besar, kencang dan menantang 

Sesampainya di kamar bi Lasmi malah ngobrol dulu 

”Den, tadi bi Ratna cerita ke bi Lasmi, katanya kamu belum lama ya diajarin sama dia…hebat juga kamu, cepat pandai ya, si Ratna juga pintar ngajarnya…  ”
”Iya…iya    ih bi Lasmi ngobrol melulu…”
”Hehehe…sabar dong, nah kalau bi Ratna bisa ngajarin kamu, nanti bi Lasmi juga berharap bisa menambahkan pelajaran lagi deh, biar kamu makin pintar  ”
”Iya…iya…ayo deh dimulai pelajarannya  ”
”Ih kamu ini, pemanasan dulu kek, maunya langsung nyodok saja…”

Mana mikirin pemanasan sih, dari tadi sudah panas bi, batin Deni  Deni segera menidurkan bibinya, bersiap menindihnya, bi Lasmi malah mendorongnya, membuat Deni berbaring sejajar dengannya, posisi bi Lasmi di depannya   Bi Lasmi memiringkan tubuhnya, mengangkat satu kakinya ke atas, tangannya meraih kont01 Deni, diarahkan ke lobang m3meknya…blesss   Deni segera memompakan kont01nya, sodokannya masih agak santai   M3mek bi Lasmi terasa nyaman, sama nyamannya dengan m3mek bi Ratna 

Bi Lasmi menaikkan satu tangannya ke atas, meraih bagian belakang kepala keponakannya itu, didorongnya kepala Deni, bi Lasmi agak memiringkan kepalanya, mulutnya mulai mencium bibir Deni, mulanya santai, lalu makin panas, dan seperti tadi siang, kembali menyedot lidah Deni, kembali membuat Deni kehilanga kendali, sodokannya makin cepat   Bibinya melepaskan ciumannya…ayo Den coba kamu sedot lidah bibi saat berciuman 

Bibinya kembali menciumnya, menautkan dan beradu lidah dengan Deni, Deni berusaha menyedot – nyedot lidahnya, sulit juga…lagi…lagi, akhirnya berhasil, dan ketika Deni menyedot, bibinya balas menyedot…mantaaappp, enak banget rasanya berciuman dengan gaya ini, lidah serasa saling membetot 

Deni melepaskan ciumannya, pandangannya segera menuju ketek bi Lasmi, jarinya segera saja asik mengelus dan memainkan bulu ketek bi Lasmi, pompaan kont01nya sudah stabil   Tapi bi Lasmi segera membimbing tangan Deni ke selangkangannya, menaruhnya di atas tilnya, kalau ini Deni paham, segera saja ia memainkan it1l bi Lasmi yang menonjol, sodokan kontonya juga mulai ia percepat, gemas, mulutnya menciumi ketek lebat bibinya   Jemarinya mengurut – ngurut it1l bibinya dengan cepat, sodokannya makin kuat dan dalam…tetek bibinya bergoyang – goyang 

”Terussss…Den…Pintar   …”
”Arghhhh…    Uhhhhh…  Awww… ”
”Yesss…Yesss…  Ssshhhh …”

Bibinya mengejang, orgasme   Deni makin beringas, bi Lasmi yang baru keluar jelas kelojotan digenjot Deni habis – habisan, matanya kini merem melek  Sodokan kont01 Deni yang gede, it1lnya yang dimainin, belum lagi kini deni menambahnya dengan menghisap pentilnya, kuat sekali 

Aaahhh…    suaminya kalah jauh sama keponakannya yang pemula ini   Mulut bi Lasmi mendesah terus   Saat melihat pantat bi Lasmi yang montok, Deni jadi mau nyodok m3mek bi Lasmi dari belakang, seperti di film bokep yang sering ia tonton   Deni berhenti menyodok, bi Lasmi mengambil nafas sejenak, Deni mencabut kont01nya   

”Nungging dong bi…”
”Siapa takut…ayo…”

Bibinya segera nungging, tangannya bertumpu pada kepala tempat tidur   Montok benar pantatnya pikir Deni   Ia segera meyodokkan kont01nya ke lobang m3mek bibinya, gila pakai posisi begini, lobang m3mek bibinya terasa lebih nikmat, terasa lebih sempit dan mencengkram   Deni memompakan kont01nya, matanya asik melihat saat kont01nya menerobos keluar masuk, gemas ia tepok pantat bi Lasmi perlahan, bi Lasmi tertawa kecil 

Deni mulai mempercepat pompaannya, plok…plok…plok…  bunyi kont01nya saat keluar masuk m3mek bibinya yang sudah basah menambah kenikmatan tersendiri   Belum lagi desahan bi Lasmi   Deni pasangogigi paling tinggi, tanpa pengumuman, ia menyodok dengan cepat sekali dan bertenaga, kedua tangannya memegang pinggiran pantat bi Lasmi, bi Lasmi kelojotan dan mendesah sejadi- jadinya…gimana nggak keenakan, kalau m3meknya disodok dengan penuh semangat begini 

Pantatnya juga bergoyang mengimbangi rasa nikmat   Deni terus memperthankan kecepatan pompaan kont01nya, hampir 4 menitan sejak ia mulai mempercepat sodokannya…makin terasa denyutan pada kont01nya, bibinya orgasme kembali, dan sedetik kemudian kont01 Deni memuncratkan pejunya   Keduanya terdiam lemas, akhirnya Deni mencabut kont01nya, berbaring dulu memulihkan tenaga, demikian pula bi Lasmi 

”Walah…untung banget bii tadi siang mergoki kamu sama bi Ratna, akhirnya bibi bisa ikutan ngerasain enaknya kont01 kamu  ”
”Samalah Bi   Deni juga senang bisa nyodok m3mek bibi  ”
”Ya sudah istirahat dulu, sebentar lagi kita sambung  ”

Dan akhirnya karena bi Ratna sedang halangan, selama 4 hari ke depan Deni diboyong bi Lasmi untuk menginap di rumahnya, bahkan nambah satu hari   Bi Ratna yang sebal karena bi Lasmi curang nambah jatah Deni nginap sehari lagi itu, segera memboyong Den kembali ke rumahnya  Pendeknya sisa liburan ini benar – benar menyenangkan dan membahagiakan mereka bertiga 

Deni nampak termenung, ia bukannya tak sadar liburannya akan berakhir   Senin besok ia harus kembali sekolah   Dan sekarang hari Sabtu   Sengaja ia tak menjawab telepon ibunya atau membalas SMS ibunya   Ia tak mau pulang   Tapi pagi ini ia mau tak mau harus menjawab telepon mamanya   

”Aduh anak ibu tak ingat pulang ya    ? Ditelepon tak menjawab, SMS tak dibalas  ”
”Ingat bu…besok Minggu pagi Deni pulang  ”
”Sayang ayahmu sibuk tak bisa jemput   Ibu juga repot   Oh ya, ibu sudah urus daftar ulang sekolahmu  ”
”Iya    bu   Sudah dulu ya bu   Besok pagi Deni pulang  ”
”Den…Den…nanti dulu dong, ibu kan masih kangen lama tak ketemu kamu   Kamu sakit ya, kok lemas banget  ”
”Nggak bu    sudah ya…bye  ”

Deni mematikan HP-nya mencari bibinya   Mengabarkan ia akan pulang   Malamnya Bi Lasmi sengaja dan niat banget buat nginap   Sore – sore si Ucil sudah tidur, jadilah sepanjang sore sampai tengah malam, Deni, bi Ratna dan bi Lasmi mengadakan acara pesta perpisahan yang panas 

Paginya Deni pamit pulang, sedih hatinya   Ia mencium pipi kedua bibinya, nggak enak cium bibir ada Ucil   Si Ucil juga nampak sedih   Mereka mengantar kepulangan Deni   Menunggu angkot yang ke terminal   Deni berharap angkotnya tak akan pernah lewat, tapi tak lama angkot lewat, Deni naik melambaikan tangan…  sedih sekali hatinya 

Ratna duduk termenung, agak anaeh rasanya setelah sebulan lebih terakhir ini ia menghabiskan waktu bersama keponakanya tersayang, Deni, kini rumahnya sepi kembali   Hanya ia dan anaknya Ucil   Ratna diam saja melamun memikirkan Deni   – Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerisex Terbaru 2015
Like This Article ?

Pelanggan Sms Massal Web Betting

www.pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya 1 web 4 permainan Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15%join now!
Pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15% dapatkan jutaan rupiah setiap harinya
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Bola Jaya
www.bolajaya.com (Bonus deposit SPORTBOOK 25%; 5% Casino+Cashback 5%, Rollingan 0.5%) INFO BBM( 2B4C158D ); SMS( 081360284177 ) SMS balasan ke 081360284177
Master138
www.master138.com Situs Taruhan Bola Online Terpercaya, Promo Bonus : Member Baru 30% SBO / IBC / CASINO Join now! Pin BB : 2B5AF93F
MejaVip
Dapatkan bonus deposit dan turnover untuk permainan poker HANYA di WWW.MEJAVIP.COM/news.php?id=518
Togel Nusa
Bingung mau pasang togel? Dapatkan bonus deposit 30%!! Daftar di WWW.TOGELNUSA.COM
Bola Online
Kunjungi WWW.BOLAONLINE.COM dan dapatkan cashback untuk sportbook 6.2%, dan 0.6% untuk casino SELAMANYA..!!!
 
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork