Sabtu, 25 Juli 2015

Cerita Sex Teman Kos ku hipersex

Cersex Cerita Sex 2015, Cerita Sex Terbaru 2015, Cerita Dewasa, Cerita Mesum – Cerita Sex: Temanku hipersex – “Telepon yang anda tuju tidak dapat dihubungi   Silahkan ulangi beberapa menit lagi”   Begitu yang kudengar setiap kupencet namanya pada memori HPku   Lagi ada di mana si penjahat sex itu sampai HP nya dimatikan? Aku sampai lupa meminum es jus dan menyantap pisang keju yang terhidang di mejaku karena terus mencoba menghubungi Roni, temanku 

Cerita Sex: Teman Kos ku hipersex

“Tumben sendirian   Biasanya sama Roni,” kata Bu Tiwi, pemilik kantin 

“Iya ni Bu, HPnya dimatikan   Nggak bisa dihubungi dari tadi,” ujarku setelah menghirup es juice yang terhidang dan mengunyah pisang keju   Sebenarnya telah hilang selera makanku pada makananan dan minuman favoritku itu karena tak berhasil menghubungi Roni 

“Kalau mau datang ke pesantren kilat bareng mestinya janjian dulu   Jadi nggak manyun begitu,” ujar Bu Tiwi lagi sambil melayani pembeli yang lain 

Bener juga omongan Bu Tiwi   Ini emang salahku   Semestinya, semalam atau tadi sebelum berangkat kontak Roni dulu hingga bisa janjian   Kalau sudah begini, aku yang repot   Mau ngikut pesantren udah kesiangan dan pasti pintu pagar udah ditutup sementara Roni tidak bisa dihubungi   Atau bisa jadi ia berangkat tanpa bawa HP 

Gagasan untuk ngikut pesantren kilat ini memang murni ide kita daripada nganggur mendingan ngikut and bisa kenalan ma cewe-cewe pengajar yang katanya dari universitas muslim, katanya kakak-kakak pengajarnya banyak yang cantik-cantik   Lagian ada juga yang ngikut dari sekolah laen   Sewaktu mau berangkat, Rizal, temanku yang lain datang ke rumah dan meminjamkan sejumlah VCD porno yang pernah ia janjikan dahulu   Lalu muncul gagasan untuk membolos dan nonton bareng Roni di rumahnya   Aku yakin Roni pasti tak menolak   Karena seperti kata Rizal diantara film-film yang dipinjamkan, ada yang bercerita tentang hubungan seks antara seorang anak laki-laki dengan ibunya 

Thema seperti itu, atau setidaknya yang menggambarkan hubungan seks antara pria muda dengan wanita yang lebih dewasa bahkan yang lebih pantas menjadi ibunya, adalah yang sangat digemari Roni   Bahkan dalam pengalaman nyata, seperti pengakuan dan cerita Roni, ia sering menyetubuhi pembantunya, wanita yang telah berusia 43 tahun   Roni juga mengaku sering terangsang saat mengintip ibunya sendiri yang tengah telanjang   Itulah kenapa aku sering menyebutnya sebagai penjahat seks 

Di luar itu Roni juga yang mengajari dan memperkenalkanku pada kebiasaan onani   Menurutnya, aku tergolong pria puritan karena hingga berumur 18 tahun belum tahu dan tidak pernah melakukan onani   Dan ketika ia menggagas untuk membuat lubang rahasia untuk mengintip aktivitas ibuku dari kamarku yang memang bersebelahan dengan kamar ibu, aku tak kuasa menolaknya 

Menurut Roni, tubuh ibuku sangat menggairahkan dan merangsang   Sama seperti tubuh ibunya yang memang usianya tak jauh berbeda karena usia ibu 47 sedang ibunya Roni lebih muda setahun   Dan seperti ibunya Roni, ibuku juga sudah menjanda cukup lama   Hanya Roni punya kakak perempuan yang sudah menikah dan hidup terpisah   Sedangkan aku, anak tunggal dan hanya hidup berdua dengan ibu sejak kecil   Bahkan konon, sebenarnya aku bukan anak ayahku yang meninggal saat usiaku masih balita   Tapi buah perselingkuhan ibu dengan pemuda tetangganya setelah menikah cukup lama dan tidak punya anak   Aku gak terlalu percaya ma omongan itu karena keluargaku adalah keluarga muslim yang taat, ibuku saja sudah lama memakai jilbab begitu juga denga ibunya Roni, kita jadi dekat dari kecil karena ibuku dan ibunya Roni sama-sama ngikut pengajian di tempat yang sama, buat ngisi kesibukan dan nambah kenalan juga kekayaan batin gitu alasan ibuku   Tapi memang si Roni lebih nekat dariku, kita sama-sama penasaran ama body perempuan-perempuan berjilbab, sapa tahu korengan kali,ha    ha   

“Sam memek ibumu besar dan membusung banget   Mau deh aku menjilati lubangnya   Ah, pasti enak banget kalau dientotin,” ujar Roni berbisik ketika ia menginap di kamarku suatu malam dan mengintip ke kamar ibu dari lubang rahasia yang kami buat   Saat itu, ibu tidur mengangkang tanpa mengenakan celana dalam dan dasternya tersingkap 

Malam itu Roni memuaskan diri beronani sambil sambil mengintip dan membayangkan menyetubuhi ibuku   Dan lucunya, aku juga melakukan yang sama   Hanya aku melakukan secara diam-diam setelah Roni tertidur pulas   Benar seperti kata Roni, wanita seusia ibu memang lebih matang dan merangsang   Sejak itu, aku sering mengintip ke kamar ibu di saat terangsang dan hendak beronani   Aku juga ingin merasakan nikmatnya bersetubuh dengan ibu kendati sejauh ini belum pernah melakukan sekali pun dengan wanita lain 

Satu jam lebih duduk tercenung sendiri di kantin Bu Tiwi akhirnya membuatku jenuh   Setelah sekali lagi mencoba menghubungi HP Roni tak tersambung, akhirnya kuputuskan untuk pulang   Paling ibu sudah berangkat ke Puskesmas tempatnya bekerja hingga nggak bakalan tahu kalau aku gak jadi ngikut, pikirku   Setelah membayar makanan, aku langsung keluar dan menyetop angkutan kota yang rutenya melewati jalur jalan dekat rumah   Motor memang sengaja tak kubawa karena tadinya berniat membolos dengan Roni 

Sampai di rumah, seperti biasa aku masuk lewat pintu belakang   Kunci rumah bagian depan memang selalu dibawa oleh ibu karena dia yang berangkat belakangan setiap hari   Aku membawa kunci pintu belakang agar tak repot mampir ke kantor ibu untuk mengambil kunci saat pulang sekolah 

Namun di dalam, saat masuk ke ruang tengah, aku dibuat kaget   sepeda motor Roni ada di sana terparkir di dekat motorku   Sementara tas hitam yang biasa dibawa ibu ke kantor teronggok di atas meja makan   Jadi ibu belum berangkat? Dan kenapa motor Roni ada di sini? Aku jadi curiga   Jangan-jangan Roni juga ada di sini dan lagi berdua dengan ibuku di kamarnya   Memikirkan kemungkinan itu, kuperlambat jalanku   Dengan berjingkat kumasuki kamarku sendiri   Setelah mengunci pintu kamar dari dalam, langsung kutuju lubang rahasia yang biasa kugunakan untuk mengintip ke kamar ibu  Cerita Sex 2015

Dugaanku tidak meleset   Roni ada di kamar itu berdua dengan ibuku   Di atas ranjang besar tempat tidur ibu, keduanya tengah melakukan perbuatan yang selayaknya tidak pantas dilakukan   Kulihat Ibu sudah tidak berpakaian, tapi masih mengenakan jilbabnya, seragam putih panjang khas puskesmas sudah teronggokdi lantai dan satu-satunya penutup tubuh yang dikenakan hanya celana dalam warna hitam, duduk menyandar di dinding kamar   Ia terlihat sangat menikmati apa yang tengah dilakukan Roni pada dirinya   Ya Roni menghisapi salah satu pentil susu ibu di bagian kiri dengan mulutnya   Sementara payudaranya yang sebelah kanan, sesekali dibelai dan diremas gemas oleh pemuda teman akrab dan kawan sekolahku itu 

Seperti bayi yang kehausan, Roni menetek dengan lahap di payudara ibu yang besar, 36B, kutahu waktu kulihat di jemuran dulu   Pasti hisapannya sangat kuat pada puting susu ibu yang coklat kehitaman hingga ibu tampak menggelinjang menahan nikmat   Terlebih tangan Roni juga tak mau berhenti meremasi buah dadanya yang lain sambil sesekali memilin putingnya   “Ah… ah     terus hisap Ron, ah enak banget   Tetek tante enak banget kamu begitukan Ron, ah     sshh…ahh …aaahhh,” suara ibu terdengar mengerang dan melenguh menahan nikmat 

Mungkin seharusnya aku merasa jengah atau stidaknya memprotes atas apa yang tengah dilakukan Roni pada ibuku   Tetapi tidak, aku malah menikmati permainan mereka   Bahkan ingin rasanya aku menggantikan peran Roni   Karena sudah cukup lama aku ingin menyentuh dan menghisap tetek ibu bahkan sekaligus menyetubuhinya   Aku memang sangat terangsang setiap mengintip dan mendapati ibu tengah telanjang   Hanya selama ini aku hanya bisa menyetubuhi dalam angan-angan yakni beronani sambil membayangkan menyetubuhinya 

Aku makin terangsang ketika Roni mulai menciumi kemaluan ibu dari luar CD hitam yang dikenakannya   Kulihat ujung hidung Roni disentuhkan di bagian tengah memek ibu yang masih tertutup CD   Sesekali Roni juga menggunakan mulutnya untuk mengecup   Ah kenapa Roni tidak segera melepas saja CD hitam itu   Terus terang aku jadi tidak sabar untuk melihat bentuk sejelasnya vagina ibu   Selama ini, setiap mengintip, aku hanya bisa melihatnya sepintas   Kini, dengan posisi duduk mengangkang seperti itu, kalau CD nya dibuka pasti memek ibu bisa terlihat detilnya 

Ternyata harapanku tidak sia-sia   Hanya, bukan Roni yang mengambil insiatif tetapi malah ibuku   “Kamu sudah kangen sama memek tante ya Ron? Tante buka deh celana dalamnya biar kamu bisa melihat sepuasnya atau melakukan apa saja sesuka kamu   Tetapi baju dan celana kamu dibuka juga dong,” kata ibu sambil memelorotkan dan melepas celana dalamnya   Saat ibuku mau melepas jilbabnya ditahan sama Roni, “Jangan dilepas tante, tante lebih cantik kalo pake jilbab, sumpah”, rayu Roni

Dan ibuku senyum-senyum saja mendengar kata-kata Roni, kini ibuku benar-benar telanjang tanpa sehelai benang yang menutupinya setelah CD warna hitamnya dilepas dan dilemparkan sekenanya, hanya jilbab yang masih menutupi kepalanya dan itu membuatku lebih terangsang karena Roni pernah bilang pengen ngentotin cewe yang masih pake jilbab, lebih bikin nafsu katanya dan bener banget karena kurasakan ada sensasi yang luar binasa kalo bisa ngentotin cewe yang masih pake jilbab   Dan yang membuatku kaget, memek ibu yang biasanya terlihat lebat ditumbuhi rambut hitam, telah dicukur gundul   Padahal tiga hari lalu, saat aku mengintipnya dari kamar seusai mandi, vagina ibu masih tertutup oleh kerimbunan rambut hitam keritingnya 

Tetapi memek yang telah tercukur kelimis itu lebih merangsang karena seluruh detilnya jadi terlihat jelas   Dalam posisi duduknya yang mengangkang, kemaluan ibuku membentuk busungan besar yang terbelah di bagian tengahnya   Hanya, bibir bagian luarnya yang berwarna coklat kehitaman terlihat tebal dan berkerut   Kontras dengan warna di bagian dalam yang agak kemerahan   Sedangkan kelentitnya yang berada di ujung celah bagian atas, terlihat cukup besar ukurannya   Mungkin sebesar biji jagung dan tampak mencuat   Ah      merangsang banget 

Bibir bagian luar memek ibu yang berwarna coklat kehitaman, tebal dan berkerut itu, kemungkinan terbentuk akibat seringnya tergesek kejantanan milik laki-laki   Baik milik almarhum suaminya semasa hidup atau milik ayah kandungku yang menjadi teman selingkuh ibu   Bahkan mungkin kontol beberapa pria lain yang pernah singgah dalam hidupnya karena beberapa tahun lalu sempat pula kudengar kabar ibu ada main dengan salah seorang atasannya hingga sebagai PNS ia sempat dipindahtugaskan ke daerah terpencil selama beberapa waktu 

Roni menghampiri ibuku setelah melepas baju kokonya dan semua yang dikenakannya   Kontolnya tampak tegak mengacung dan keras   Hanya, soal ukuran, kuyakin setingkat di bawah punyaku yang lebih panjang dan besar,palingan Cuma 13 cman dibanding punyaku yang kalo ngaceng banget bisa sampai 17cman   Tadinya kukira Roni akan langsung menindih dan menancapkan rudalnya di memek ibu yang memang telah menunggu untuk disogok 

Namun dengan santai, bak lelaki dewasa yang sudah berpengalaman dengan perempuan, direbahkannya tubuhnya dekat tubuh ibu mengangkang   Posisi kepalanya persis berada diantara kedua paha ibu yang terbuka lebar atau persis berhadapan dengan memek ibuku   Posisi itu dipilihnya, nampaknya agar ia dapat dengan mudah menatapi memek ibuku dari jarak sangat dekat dan sekaligus menyentuhnya 

Ibuku kian membuka lebar kangkangan pahanya ketika tangan Roni mulai menjamah bagian paling sensitif miliknya   Diusap-usapnya bibir luar memek ibu yang tebal dan berkerut dengan telapak tangannya dan sesekali diselipkannya ujung jari tengah tangan Roni ke lubang di antara celahnya   Disentuh sedemikian rupa oleh tangan Roni, terlebih ketika jari tengah teman sekolahku itu menyentuh kelentitnya, mulut ibu mulai mendesis dan melenguh 

Roni tak hanya menggunakan tangan untuk menyentuhnya tetapi mulai menggunakan lidahnya untuk menjilat dan mengkilik lubang kenikmatannya, maka desahan yang keluar berubah menjadi erangan   Bahkan tubuh ibuku terlihat menggelinjang dan tergetar ketika Roni mengecupi dan menghisapi kelentit ibuku   “Aauuw     oh     oh     Ron kamu apakan memek tante   Ssshh     sshh oh enak banget Ron   Ya     ya ahh enak banget Ron, terus sayang ya terus aahhh ,” erangnya menahan nikmat 

Suara yang keluar dari mulut ibuku, bukannya membuat Roni menghentikan aksinya   Tetapi malah memberinya semangat untuk membuat aksi jilatan dan hisapan dengan mulutnya lebih efektif   Lidahnya makin dalam dijulurkan ke dalam lubang kemaluan itu dan hisapannya pada kelentit ibu dilakukannya dengan lebih keras dan gemas   Hingga tubuh ibuku berkali-kali meronta dan menggeliat namun terlihat sangat menikmatinya sambil meremas sendiri ujung jilbabnya  Cerita Sex 2015

Puncaknya, Roni tak hanya menjilati lubang memek ibuku   Lidahnya yang kuyakin telah terlatih untuk menjilati lubang kemaluan Bik Suti, wanita yang bekerja sebagai pembantu di rumahnya yang sering diceritakannya, mulai mencari sasaran lain   Itu kuketahui karena setelah ia meremas-remas pantat besar ibuku dan membukanya hingga lubang anusnya terlihat, lidahnya kembali dijulurkan dan diarahkan ke sana   Dan tanpa rasa jijik sedikitpun ia mulai menyapu-nyapukan lidahnya di lubang anus yang berwarna senada dengan memek ibu yang coklat kehitaman 

Tidak hanya menyapu dan menjilat, lidah Roni pun dicolokkan bagian ujungnya seolah berusaha menerobos ke bagian dalam lubang anus itu   Diperlakukan seperti itu ibu memekik keras menahan nikmat   “Iiiihhhh diapakan lagi tante Ron   Okh     okh     sshh… aahh enak banget Ron   Kamu pintar banget sayang   Tante nggak pernah merasakan yang seperti ini,” ungkapnya terbata di sela-sela rintihan dan lenguhan yang keluar dari mulut ibuku 

Mungkin karena sudah tak tahan menahan gairah yang kian memuncak, ibu akhirnya menggeser tubuh   Melepaskan pantatnya dari mulut Roni yang terus mencengkeram menyerang anusnya dengan jilatan lidahnya   Tadinya ibu bermaksud melakukan serangan balik yakni mengerjai kontol Roni dengan mulutnya   Namun Roni memaksa ingin tetap dapat mengerjai bagian bawah tubuh ibu   Hingga akhirnya disepakati untuk melakukan posisi 69 yang memungkinkan keduanya dapat menjilat dan menghisap bagian paling peka milik keduanya 

Dengan posisi merangkak di atas tubuh Roni yang telentang, ibu memulai aksinya dengan melakukan sapuan dan jilatan pada kepala penis Roni yang tegak mengacung   Lalu, dikulum dan dimasukkannya batang penis Roni ke dalam mulutnya sambil dihisap-hisapnya   Merangsang banget, melihat ibuku yang masih berjilbab mengeluar masukkan kontol Roni   Perlakuan serupa dilakukan ibu pada kedua biji pelir kemaluan Roni   Maka kini Roni dibuatnya seperti cacing kepanasan   Tubuh Roni terlihat mengejang   Ia juga mengerang melampiaskan rasa nikmat yang diterimanya dengan meremasi bongkahan pantat besar ibuku 

Menikmati adegan panas yang dilakukan ibu dan Roni dari tempatku mengintip, tanpa sadar aku mengeluarkan sendiri kontolku yang juga telah tegak mengacung dan mulai meremasinya sendiri   Nafasku memburu menahan gairah yang kian membakar   Ah, kapan aku bisa menyentuh dan menikmati keindahan tubuh ibu seperti yang tengah dilakukan Roni saat ini, keluhku membatin   Bahkan sempat pula menyelinap dalam anganku untuk menikmati kehangatan tubuh Tante Romlah, ibunya Roni 

Kocokan pada penisku makin kupercepat ketika adegan di kamar ibu mendekati klimaks   Kulihat ibu telah dalam posisi berjongkok di atas pinggul Roni dan mengarahkan lubang memeknya ke tonggak kontol Roni yang tegak mengacung   Maka ketika pantat ibu diturunkan perlahan, masuk dan amblaslah batang kontol itu ke dalam kehangatan kemaluan ibuku   “Kamu diam saja Ron, kini giliran tante yang memberi kenikmatan,” kata ibu sambil mulai menaik-turunkan pinggulnya 

Tidak hanya gerakan naik turun yang dilakukan ibu di atas tubuh Roni   Sesekali, sambil membenamkan lebih dalam kontol Roni di dalam lubang memeknya, pinggul ibu memutar-mutar sambil meremas-remas rambutnya yang berjilbab sehingga agak longgar juga jilbab ibu dan tangan Roni kadang ikut meremas tetek ibu yang besar itu, hingga keduanya merasakan kenikmatan yang ditimbulkan   “Ah     sshhh oh     oh     memek tante enak banget seperti menghisap   Oh     oh enak banget tante, ah     ah punya Roni mau keluar tan, akkhhhh… oouugghhh,”

“Tahan dulu Ron jangan dikeluarkan dulu   Kita ganti posisi ya? Biar keluarnya sama-sama enak,” ujar ibu sambil merubah posisi 

Tanpa menunggu lama, setelah ibu kembali dalam posisi mengangkang, Roni yang terlihat sudah tidak mampu lagi mengontrol gairahnya langsung mengarahkan ujung kontolnya ke lubang memek ibuku   Dan entah disengaja atau karena tak mampu menahan gairah yang menggebu, Roni menurunkan pinggulnya dengan sentakan yang cukup kuat   Akibatnya, di samping batang kemaluan Roni langsung amblas terbenam, ibu jadi memekik tertahan 

“Auw      pelan-pelan dong sayang,”

“Maaf tente   Habis Roni gemes sih sama memek tante,” kata Roni sambil terus menaik turunkan tubuhnya di atas tubuh ibuku 

Awalnya hanya perlahan   Namun ketika ibu mulai meningkahi dengan menggoyang-goyang memutar pinggulnya, hunjaman kontol Roni di memek ibuku semakin cepat   Akibatnya peluh nampak berleleran pada pasangan berlainan jenis sekaligus berbeda usia cukup jauh yang tengah melampiaskan hasratnya itu   Sesekali tangan Roni kulihat ikut menarik, meremas kuat jilbab ibu, menjamah dan meremasi tetek ibuku yang terguncang-guncang   Memilin-milin putingnya dan juga menghisap dengan mulutnya 

Tenda-tanda keduanya hendak mencapai klimaks terlihat ketika gerakan Roni terlihat kian tidak terkontrol   Begitu pun ibu, goyangan pinggulnya tidak berirama lagi   Puncaknya, keduanya sama-sama memekik dan mengerang dengan tubuh mengejang   “Hhaakh    akkhhh    mmm    ssssstt…     nnhhikkhhmmaaat…… bbhhaannggeetthh…   Rrrhhonn” erang ibuku, “Tante Mmmhhoo ssshhaammmppp…  oouugggghhh……” teriak ibuku sambil meremas kuat jilbabnya yang sudah mulai terlepas   “Iiiyyyaahhh… tttthhaannn… ssshhhaaamm…mmaa…aaahhhh……” tukas Roni sambil ngeremes tetek ibu kuat-kuat   Maka jebolah pertahanan Roni, maninya tercurah menyembur di lubang nikmat memek ibuku “Nnnikkhmatt… banget tantee     haakh    hakh    aaaarrrggghhhh……cccrooottt…  crrrooott……sssssttttt…    hhhooookhhhhh…  ” ceracau Roni   Sedangkan ibuku, puncak orgasmenya ditunjukkan dengan belitan kakinya ke pinggang Roni dibarengi tubuh yang mengejang hebat   “Oookkhhhhh……yyyyaaahhhhh……eemmmmhh……ssssttthhhh…… “

Pagi itu, setelah ibu kembali ke kamar seusai membersihkan diri di kamar mandi, sebenarnya Roni mencoba melakukan pemanasan kembali   Saat ibu berdiri di depan meja rias dan hendak memakai celana dalam, Roni mencegahnya   Ia berjongkok di depannya dan mulai mengecupi memek ibu   Bahkan salah satu kaki ibu diangkatnya dan ditempatkannya di kursi meja rias hingga memudahkannya menjilati memek ibu   Namun kendati ibu terlihat kembali terangsang oleh hisapan mulut Roni pada kelentitnya, ia menolak melanjutkannya lebih jauh 

Menurut ibu, hari ini ada rapat penting di kantornya yang tidak dapat ditinggalkan   Maka Roni terpaksa harus menahan diri untuk kembali melampiaskan gairah mudanya yang masih menggebu   Keduanya meninggalkan rumah setelah berdandan rapi   Sedangkan aku, terpaksa meneruskan onaniku yang belum tuntas sambil membayangkan hangatnya tubuh ibuku 

Bagian II

Sejak peristiwa itu, aku jadi tahu kemana perginya Roni tiap membolos sekolah tanpa mengajakku   Belakangan memang Roni sering membolos tetapi tidak memberitahu dan mengajakku   Rupanya dia punya acara asyik ngentot dengan ibuku   Tetapi yang membuatku kagum dan mengundang rasa ingin tahuku, bagaimana awal mulanya hingga ia bisa berselingkuh dengan ibuku?

Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani   Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku telah diketahui olehku dan pertemananku dengannya jadi renggang   Lagian terus terang, kalau diberi kesempatan, aku juga ingin banget bisa bisa menikmati memek ibu   Juga ngentot dengan ibunya Roni yang bodi dan keseksiannya nyaris sama dengan ibuku jadi aku harus membina keakraban dengan Roni   Hanya untuk melangkah ke arah itu aku belum berani dan tidak punya pengalaman seperti Roni 

Belakangan, sejak mengetahui antara ibu dan Roni ada hubungan khusus, aku sering memberi kesempatan agar mereka bisa menyalurkan hasratnya secara lebih leluasa   Saat Roni main ke rumah, aku pura-pura punya acara dengan teman lain dan meninggalkan mereka   Padahal, aku malah ke rumah Roni dengan berpura-pura pada ibunya hendak menemui dia   Hingga belakangan hubunganku dengan ibunya Roni makin akrab dan aku bebas melakukan apa saja di rumahnya seperti halnya Roni di rumahku 

Seperti sore itu, di saat Roni main ke rumah, aku berpura-pura udah janjian dengan teman kampungku untuk menghadiri acara ulang tahun   Padahal aku langsung ke rumah Roni   “Tadi katanya ke rumah kamu Did? Padahal udah dari tadi lho,” kata ibunya Roni saat aku masuk 

Saat membukakan pintu, ibunya Roni rupanya habis mandi   Tubuhnya kelihatan masih basah, terlihat dari baju kurung terusan yang dipakenya, tercetak teteknya yang menggunung   Tetek ibu Roni lebih manteb dari punya ibu, karena keliatan lebih runcing   Tapi jilbab yang dipakenya sudah tampak rapi, keliatan mau pergi   “Hemm…” dengusku agak kesal juga 

Seperti halnya ibuku, ibunya Roni juga berbodi tinggi besar   Pantatnya besar membusung dengan pinggul yang mengundang   Hanya, kulit Tante Romlah (nama ibunya Roni) agak sedikit gelap   Tetapi kesemua bagian tubuhnya benar-benar merangsang hingga membuatku terpana menatapinya   Namun anehnya, kendati tatapanku terang-terangan tertuju pada dadanya yang agak tercetak dan bagian lain tubuhnya yang mengundang selera, ia seperti tak menghiraukannya 

Setelah mempersilahkanku masuk dan menutup pintu, dengan santai ia membereskan koran dan majalah yang terserak di ruang tamu   Posisinya yang agak membungkuk saat melakukan aktivitasnya itu menjadikan gairahku terpacu lebih kencang   Betapa tidak, karena baju kurungnya yang lebih mirip kayak daster Cuma ga tipis-tipis banget membuat bongkahan pantat besarnya kini ikut-ikutan tercetak di bajunya dan keliatan ibu Roni belum sempat memakai CD   “Fiuh… sayang mo pergi    , sial” umpatku dalam hati

Kuyakin itu disengaja   Karena ia seperti berlama-lama dalam posisi itu kendati koran dan majalah yang dibereskan hanya sedikit   Ah ingin rasanya meremas pantat besar yang menggunung itu   Kalau Roni, mungkin ia sudah nekad melakukan apa yang diinginkan   Tetapi aku tidak memiliki keberanian hingga hanya jakunku yang turun naik menelan ludah 

“Eh Did, kamu ada acara nggak? Kalau nggak ada acara, tolong antar tante ya   Tante harus menagih ke orang tapi tempatnya jauh dan sulit kendaraan,” ujarnya setelah semua koran dan majalah tertata rapi di tempatnya 

“Eee     ee bi     bisa tante   Nggak ada acara kok,” kataku agak tergagap 

“Kalau begitu tante ganti baju dulu   Oh ya kalau kamu haus ambil sendiri di kulkas, mungkin masih ada yang bisa diminum,” ujarnya sambil tersenyum   Senyum yang sangat manis namun sangat sulit kuartikan 

Satu buah teh botol dingin yang kuambil dari kulkas langsung kutenggak dari botolnya   Rupanya, tontonan gratis yang sangat menggairahkanku tadi membuat tenggorokanku jadi kering hingga teh botol dingin itu langsung tandas   Belakangan baru kusadari, ternyata Tante Romlah tidak menutup kembali pintu kamarnya   Dengan bertelanjang bulat, karena baju kurungnya tadi telah dilepas, dengan santai ia memilih-milih baju yang hendak dikenakan   Maka kembali suguhan mengundang itu tersaji di hadapanku 

Bukan hanya pantatnya yang besar membusung   Buah dada Tante Romlah juga besar tapi keliatan kencang dan meruncing, mungkin 36C lah   Putingnya yang berwarna coklat kehitaman, terlihat mencuat   Ah ingin banget bisa membelai dan meremasnya atau menghisapnya seperti yang dilakukan Roni pada tetek ibuku   Sebenarnya aku ingin banget melihat bentuk memek Tante Romlah secara jelas   Namun karena posisinya membelakangiku, aku tak dapat melihatnya   Tetapi benar seperti kata Roni, tubuh ibunya yang berambut sebahu itu masih belum kehilangan pesonanya sebagai wanita 

Setelah menemukan baju yang dicari dan berniat dipakainya, Tante Romlah berbalik dan memergokiku tengah menatapi tubuh telanjangnya   Tetapi sepertinya ia tidak marah   Bahkan dengan santai, ia kenakan celana dalam di hadapanku   Hanya karena merasa tidak enak dan takut dianggap terlalu kurang ajar, aku segera meninggalkannya menuju ke ruang tamu untuk menunggunya  Cerita Sex 2015

Ibunya Roni meski telah bergelar hajah dan setiap keluar rumah selalu membungkus rapat tubuhnya dengan busana muslimah, namun masih menjalankan usaha yang tercela   Di samping bisnisnya sebagai pedagang perhiasan berlian, ia juga meminjamkan uang dengan bunga tinggi atau rentenir, bahkan temenku Roni sempat beberapa kali memergoki ibunya jalan bareng sama laki-laki di luar   Hanya kalau di rumah, pakaian yang dipakainya agak lebih santai dan lebih tipis, menurutku lebih seperti daster ibu-ibu tetangga cuman lebih panjang dan berlengan dan tidak sungkan-sungkan memamerkan tubuh indahnya seperti yang barusan dilakukan di hadapanku 

Rumah orang yang ditagih Tante Romlah ternyata memang cukup jauh dan kondisi jalannya juga jelek   Untung orangnya ada dan memenuhi janjinya membayar hutang hingga Tante Romlah terlihat sangat senang   Saat pulang, karena sudah malam dan kondisi jalan sangat jelek, beberapa kali motorku nyaris terguling   Karena takut terjatuh, Tante Romlah membonceng dengan memeluk erat tubuhku 

Dengan posisi membonceng yang terlalu mepet, sepasang gunung kembar Tante Romlah terasa menekan punggungku   Aku jadi membayangkan bentuknya yang kulihat saat ia telanjang di rumahnya   Hal itu membuatku terangsang dan menjadikan konsentrasiku mengendarai sepeda motor agak terganggu   Bahkan nyaris menabrak pengendara sepeda yang ada di hadapanku   Untung Tante Romlah segera mengingatkannya 

“Did karena kamu sudah mengantar tante, tante akan memberi hadiah istimewa   Tapi kamu harus menjawab dulu pertanyaan tante dengan jujur,” kata Tante Romlah saat perjalanan hampir sampai rumah 

“Pertanyaan apa Tan?”

“Tadi waktu lihat tante telanjang di kamar, kamu terangsang kan?” katanya berbisik di telingaku sambil kian merapatkan tubuhnya 

Aku tak menyangka ia akan bertanya seperti itu   Aku jadi bingung buat menajawabnya   Harusnya kujawab jujur bahwa aku sudah sangat terangsang   Tetapi aku nggak berani takut salah   Sampai akhirnya, kurasakan tangan Tente Romlah meraba bagian depan celana dan meraba kontolku yang telah tegang mengacung   “Ini buktinya punyamu tegang dan mengeras   Pasti karena terangsang membayangkan tetek tante yang menempel di punggungmu kan?”

“I    i     iya tan,” kataku akhirnya menyerah 

“Nah gitu dong ngaku   Makanya cepet deh bawa motornya biar cepet sampai rumah   Kalau Roni belum pulang, nanti kamu boleh lihat punya tante sepuasmu,” ujarnya lagi sambil terus mengelus kontolku 

Penawaran ibunya Roni adalah sesuatu yang paling kudambakan selama ini   Maka langsung saja kupacu kencang laju sepeda motor seperti yang diperintahkannya   Mudah-mudahan saja Roni belum pulang hingga tidak membatalkan niat Tante Romlah untuk memberi hadiah istimewa seperti yang dijanjikannya   Mudah-mudahan ia masih terus asyik menikmati kehangatan tubuh ibuku seperti yang pernah kulihat 

Sampai di rumah, setelah tahu Roni belum pulang, aku diminta memasukkan sepeda motor dan menutup pintu   “Setelah itu tante tunggu di kamar,” ujarnya 

Namun setelah semua perintahnya kulaksanakan, aku ragu untuk masuk ke kamar Tante Romlah seperti yang diperintahkannya   Tidak seperti Roni yang telah berpengalaman dengan wanita setidaknya dengan pembantu di rumahnya dan dengan ibuku, aku belum pernah melakukannya meskipun sering beronani dan membayangkan menyetubuhi ibuku maupun ibunya Roni   Hingga aku hanya duduk mencenung di ruang tamu menunggu panggilan Tante Romlah 

Sampai akhirnya, mungkin karena aku tak kunjung masuk ke kamarnya, Tante Romlah sendiri yang keluar kamar menemuiku   Hanya yang membuatku kaget, ia keluar kamar bertelanjang bulat tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya   “Katanya suka melihat tante telanjang, kok nggak cepet masuk ke kamar tante?” katanya menghampiriku 

Ia berdiri tepat di hadapan tempatku duduk seolah ingin mempertontonkan bagian paling pribadi miliknya agar terlihat jelas olehku  Tak urung jantungku berdegup lebih kencang dan jakunku turun naik menelan ludah   Betapa tidak, tubuh telanjang Tante Romlah kini benar-benar terpampang di hadapanku   Diantara kedua pahanya yang membulat padat, di selangkangannya kulihat memeknya yang menggunduk   Licin tanpa rambut karena habis dicukur   Dan seperti memek ibuku, bibir luar kemaluannya yang berwarna coklat kehitaman tampak berkerut-kerut 

Seperti kebanyakan wanita seusia dengannya, perut Tante Romlah sedikit membuncit dan ada lipatan-lipatan di sana   Namun buah dadanya yang menggantung dengan putingnya yang menonjol nampak lebih besar ketimbang milik ibuku   Ibu temanku itu hanya tersenyum melihat ulahku yang seperti terpana menatapi bukit kemaluannya 

Entah darimana datangnya keberanian itu, tiba-tiba tanganku terulur untuk meraba memek Tante Romlah   Hanya sebelum berhasil menyentuh, keraguan seperti menyergap hingga nyaris kuurungkan niatku   “Ayo Did pegang saja   Kamu ingin merabanya kan? Sudah lama punya tante nggak ada yang menyentuh lho,” rayu Tante Romlah melihat keraguanku 

Hangat, itu yang pertama kali kurasakan saat telapak tanganku akhirnya mengusap memek wanita itu   Permukaannya agak kasar, mungkin karena bulu-bulu rambutnya yang habis dicukur   Sedangkan di bagian tengah, di bagian belahannya, daging kenyal yang berkerut-kerut itu terasa lebih hangat   Aku mengelus dan mengusapnya perlahan   Ah, tak kusangka akhirnya aku dapat menjamah kemaluan Tante Romlah yang sudah lama kudambakan 

Sambil tetap duduk, aku terus merabai memek ibu temanku itu   Bahkan jariku mulai mencolek-colek celah diantara bibir vaginanya yang berkerut   Lebih hangat dan terasa agak basah   Sebenarnya aku ingin sekali melihat bentuk kelentitnya   Namun karena Tante Romlah berdiri dengan kaki agak merapat, jadi agak sulit untuk dapat melihat kelentitnya dengan leluasa   Untungnya, Tante Romlah langsung tanggap   Tanpa kuminta, kaki kanannya diangkat dan ditempatkan di sandaran kursi tempat aku duduk 

Dengan posisinya itu, memek ibunya Roni jadi lebih terpampang di hadapanku dalam jarak yang sangat dekat   Kini bibir kemaluannya tampak terbuka lebar   Di bagian dalam warnanya kemerah-merahan   Dan kelentitnya yang ukurannya cukup besar juga terlihat mencuat   “Pasti kamu ingin lihat itil tante kan? Ayo lihat sepuasmu Did   Atau jilati sekalian   Tante ingin merasakan jilatan lidahmu,” ujar Tante Romlah lagi 

Ia mengatakan itu sambil memegang kepalaku dan menekannya agar mendekati ke selangkangannya   Jadilah wajahku langsung menyentuh memeknya karena tarikan Tante Romlah pada kepalaku memang cukup kuat   Saat itulah, aroma yang sangat asing yang belum pernah kukenal sebelumnya membaui hidungku   Bau yang timbul dari lubang memek ibunya Roni   Bau yang aneh tapi membuatku makin terangsang 

Aku jadi ingat segala yang dilakukan Roni pada memek ibuku   Maka setelah menciumi dengan hidungku untuk menikmati baunya, bibir kemaluannya yang berkerut langsung kulahap dan kucerucupi   Bahkan seperti menari, lidahku menjalari setiap inci lubang nikmat Tante Romlah   Sesekali lidahku menyodok masuk sedalam yang bisa dicapai dan di kesempatan yang lain, ujung lidahku menyapu itilnya   Hasilnya, Tante Romlah mulai merintih perlahan   Tampaknya ia mulai merasakan kenikmatan dari tarian lidahku di lubang kemaluannya 

“Ahhhh… sssshhhhh … aakkkhh enak banget Did   Terus sayang, aakkkhh      ya     ya enaaakhh sayang ahhhhh,” suara Tante Romlah mulai merintih dan mendesis 

Ia juga mulai merabai dan meremasi sendiri buah dadanya   Aku jadi makin bersemangat karena yang kulakukan telah membuatnya terangsang   Itil Tente Romlah tidak hanya kujilat, tetapi kukecup dan kuhisap-hisap   Sementara bongkahan pantat besarnya juga kuraih dan kuremasi dengan tanganku   “Auuww … enak banget itil tante kamu hisap sayang! Aahh…   sssshhhhh     oookkkhhhh… enak banget   Kamu pinter banget Did,… aaakkkhhh …  ssshh …aaarrrggghhh,” rintihanya makin menjadi 

Cukup lama aku mengobok-obok memek Tante Romlah dengan mulut dan lidahku   Memeknya menjadi sangat basah karena dibalur ludahku bercampur dengan cairan vaginanya yang mulai keluar   Akhirnya, mungkin karena kecapaian berdiri atau gairahnya semakin memuncak, ia memintaku untuk menghentikan jilatan dan kecupanku di liang sanggamanya   “Kalau diterusin bisa bobol deh pertahanan tante,” ujarnya sambil memintaku untuk berganti posisi 

Namun sebelumnya, ia memintaku untuk membuka semua yang masih kukenakan   Bahkan seperti tak sabar, saat aku tengah melepas bajuku ia membantu melepas ikat pinggang dan memelorotkan celana jins yang kukenakan   Termasuk celana dalamku juga dilolosinya  ”Wow… kontol kamu gede banget Did! Keras banget lagi,” seru Tante Romlah saat melihat kontolku telah terbebas dari pembungkusnya 

Diremas-remas dan dibelainya kontolku, membuatku tambah ngaceng saja dan saat lidahnya mau menyentuh kontolku aku minta Tante Romlah mengenakan jilbabnya lagi, ku bilang rayuan yang sama punyanya Roni, “Tante keliatan cantik kalo masih pakai jilbab” rayuku, sambil senyum-senyum geli ibu Roni memakai jilbabnya kembali dan saat Tante Romlah sibuk memakai jilbabnya, aku gak sabar ngeliat tetek tante yang menganggur, seketika aku jilat-jilat sambil ku hisap pelan putting teteknya bergantian sehingga Tante Romlahpun agak menggelinjang, “Oouukkhh…udah gak sabar ya, lidah kamu pinter juga… eemmmhhh……” desah Tante Romlah 

“Sekarang giliran lidah tante Did” kata tante yang langsung jongkok dan mencaplok kepala kontolku dengan mulut dan lidahnya   “Uuukkhhh…… aaaakhhhhh…    ” desahku saat lidah basah tante menyentuh kontolku,hangat banget 
Mulut tante keliatan kesulitan menggelomoh kontolku yang lumayan besar diameternya, tapi meliat mulut tante bekerja keras mengenyot kontolku apalagi dengan masih pakai jilbab membuat aku sangat terangsang karena baru kali ini akau merasakan lidah perempuan menari-nari di kontolku   “ Mulut tante gak muat sayang, panjang dan gedhe banget sih, emm    emm… tapi tante suka 

banget…” Sambil menghisap, tante juga mengocok-ngocok kontolku hingga makin tambah panjang dan keras saja kontolku   Dengan gemas, tante mengulum juga biji kontolku sambil tangannya tetap mengocok kontolku dengan kencang   “Aaakkhhhh…… eennaakk…banget tante, mulut tante hhaaahh…ngaatthhh banget…oohh” ceracauku merasakan kenyotan mulut Tante Romlah yang luar biasa nikmat, kontolku seperti di sedut-sedut dan pintarnya mulut dan lidah Tante Romlah hanya bermain di kepala kontolku yang notabene itu bagian paling peka di kontol laki-laki sambil tangannya mengocok, meremas dan memilin-milin batang kontolku dengan cepat dan teratur   Aku makin gak tahan dengan perlakuan Tante Romlah tersebut, “Ennakkhh… sssaaayyyhhaaa…     dah gak kuaaat…tttaaann…” teriakku sambil ku remas-remas kepala tante yang berjilbab   “Eemmm…  mmmm……   sssllluuurrrpp…  slluurrppp…  iiyyahh… keluarin di mulut tante aajahh Did, tante pengen banget minumm ppeejuhh kkkaammuu…  ” Jawab Tante Romlah sambil makin kenceng ngocok dan ngenyotin kontol ku 

Saat kurasakan kenikmatan sudah di ubun-ubun dan aku gak mampu nahan lagi, kutembakkan seluruh maniku ke dalam rongga mulutnya sampai ada 8 kali tembakan tapi yang pertama bercecer di wajah tante sampai jilbabnyapun kena tembakan maniku saking kencengnya, “Aaaaarrggghhhhhh……hhhhaaaaakkkhhhh……cccrrootttt…… issseepp… tttaanttheee…  aakkkhhhhh…     crrooott…crrottt…ccrroott……sserrrrr…… ookkhhhh…  sssstttt…” teriakku sambil ngeremas jilbab tante dengan kuatnya   Dan Tante Romlahpun mengulum kontolku dengan kuat saat kutembakkan maniku sambil meremas gemas kontolku, “eemmm…  eemmmmmmhhh…   sslluurrrppp…   Enak banget pejuh kamu Did… ahhhhhh” desah tante sambil menelan semua maniku, sempat kulihat maniku lumayan banyak di mulutnya 

Sesaat aku merasa lemas banget, sambil mengatur nafas aku tiduran di kasur tante   Ternyata memang luar biasa, bisa ngecrotin maniku di wajah perempuan berjilbab, sensasinya luar biasa   “Kok belum turun-turun juga nih kontol?” kata tante melihat kontolku yang masih lumayan ngaceng walaupun udah ngecrot berulang-ulang   Dan memang kurasakan kontolku masih lumayan keras   “Sekarang, tante pengen ngajak kamu ngerasain kemutan tante yang bawah, mau gak Did” tanya tante manja, membuatku mulai bergairah dan gak sabar pengen bener-bener ngentotin Tante Romlah 

Dibelai dan di elus-elusnya kontolku sesaat   Ia sepertinya mengagumi ukuran kontolku   Lalu ia duduk di kursi tempat aku duduk sebelumnya dengan posisi mengangkang   Kedua kakinya dibukanya lebar-lebar hingga memeknya yang membusung terpampang dengan belahan di bagian tengahnya membuka   Kelentitnya yang mencuat nampak mengintip di sela-sela bibir luar kemaluannya yang berkerut-kerut 

Tante Romlah yang nampaknya jadi tak sabar langsung menarikku mendekat   Dibimbing tangan wanita itu kontolku diarahkan ke lubang memeknya   “Dorong dan masukkan Did kontolmu   Ih gemes deh, punya kamu besar banget,” 

Tanpa menunggu perintahnya yang kedua kali, aku langsung menekan dan mendorong masuk kontolku ke lubang memeknya   Tapi, “Aaauuww,     jangan kencang-kencang Did   Bisa jebol nanti memek tante,” pekik Tante Romlah 

Aku jadi kaget dan berusaha menarik kembali kontolku namun dicegah olehnya   “Jangan sayang, jangan ditarik   Biarkan masuk tetapi pelan-pelan saja ya,” pintanya 

Seperti yang dimintanya, batang kontolku yang baru masuk sepertiga bagian kembali kudorong masuk   Namun dorongan yang kulakukan kali ini sangat perlahan   Hasilnya, bukan cuma Tante Romlah yang terlihat menikmati sodokan kontolku di memeknya   Tetapi aku pun merasakan sensasi kenikmatan yang sangat luar biasa   Kenikmatan yang belum pernah kurasakan sebelumnya   Kenikmatan yang sulit kulukiskan 

Terlebih ketika kontolku mulai kukeluarmasukkan ke dalam lubang nikmat itu   Ah, luar biasa nikmat   Jauh lebih enak menikmati kehangatan memek Tante Romlah daripada mulut Tante tadi, kemutannya sangat terasa, peret banget   Bagian dalam dinding memek Tante Romlah seperti menjepit dan menghisap hingga menimbulkan kenikmatan tiada tara 

“Ttteeerrrhhhussss…… Did,     uuukkhhhhh… uuuuukkkhhhh……   kontolmu enak banget   Gede dan marem banget   Aakkhhh iiii…yyyyhhhaaa Diddd, terus sogok memek Tante ssshhayaaannggg   Aaakkkhhhh,     aaakkkhhhhhh… aaaakkkkhhhh…   Ssshhhhhh……,” Tante Romlah mengerang nikmat 

Mendengar erangannya, aku jadi kian bersemangat mengentotinya   Apalagi aku melakukannya sambil terus memandangi memeknya yang tengah diterobosi kontolku   Ternyata, di bibir luar kemaluan Tante Romlah ada sebentuk daging yang menggelambir   Saat batang penisku kudorong masuk, daging menggelambir itu ikut terdorong masuk   Namun saat aku menariknya, bagian tersebut juga ikut keluar   Melihat itu sodokan kontolku pada lubang nikmat wanita itu kian bersemangat 

“Memek Tante nggak enak ya Did? Kok dilihatin begitu?” Kata Tante Romlah   Rupanya ia memperhatikan ulahku 

“Eee   enak bangat Tante   Sungguh   Memek tante bisa meremas   Saya sangat suka,” ujarku tanpa berterus terang perihal bagian daging yang menggelambir dan menarik perhatianku 

“Bener Did? Kalau kamu suka, kapanpun kamu boleh entotin terus tante   Tante juga suka banget kontol kamu   Aaaahhh…     ssssskkkhhhhhh… aaaaakkkkhhhhhhh… eeennnaaaaakkkkkhhhhh bangat sayang   Ooouuggghhhhhhh terus Did, aaayyyooo sayang ssssshhhoooo……  gggghhhooookkkkhhh…… teruuuu    ssshhhhh   Aaaaakkkkhhhhhh… aaaahhhhhh …mmmmpphhhh……sssssshhhhhh…  aaaakkkhhhhh,” erang nikmat Tante Romlah sampai menggelinjang tak karuan 

Sambil terus melakukan sodokan ke liang sanggamanya, perhatianku juga tertarik pada buah dada Tante Romlah yang terlihat terguncang-guncang seiring dengan guncangan tubuhnya   Maka langsung saja kuremas-remas teteknya yang berukuran besar dan kencang itu   Sesekali kedua putingnya yang mencuat, berwarna coklat kehitaman kupilin-pilin dengan jari-jariku   Alhasil Tante Romlah kian kelojotan, desah nafasnya semakin berat dan erangannya semakin menjadi 

Aku menjadi keteter ketika wanita itu mulai melancarkan serangan balik dan menunjukkan kelihaiannya sebagai wanita berusia matang   Ia yang tadinya mengambil sikap pasif dan hanya menikmati setiap sogokan kontolku di memeknya, mulai menggoyangkan pinggulnya   Goyangannya seakan mengikuti irama sodokan kontolku di memeknya 

Maka yang kurasakan sungguh di luar perhitunganku   Jepitan dinding vaginanya pada kemaluanku terasa semakin menghimpit dan putarannya membuat batang kontolku serasa digerus dan dihisap   “Ooookkkhhhhh… ooohhhhhh… sshhh     sshhh ahahh enak bangat tante   Mmmhheee…mmeeekkkhh tante enak banget   Sssshh…     sssaaa         saya ngggaaakkhh     tahan tante   Ooohhhhh… ooouuukkhhhhhhh,” ucapku menahan kemutan memek tante yang sangat nikmat 

“Ttthhhaaaaa……hhhhaaaannnn Did, tante jjjuuugggaaahh…   hampir sampai   Aakkkkhhhhh……nnniiiikkkkhhh…   mmaaatt banget… kkkhhhooo…nnntthhooollll…   kamu eeeennnaaakkkhhh banget Did   Aaaarrrgggggghhhhh     sshhhhhh…   aaahhhhh sssssshh…   Mmmmppphhhhh……  ookkhhh……akkhh aakhhh…aakkhhh…  ,” Erang Tante Romlah sambil tangannya meremas kuat pinggulku 

Seperti yang diinginkannya, aku berusaha keras menahan jebolnya pertahananku   Namun saat goyangan pantat Tante Romlah kian menjadi, berputar dan meliuk-liuk lalu disusul dengan melingkarnya kedua kaki wanita itu ke pinggangku dan menariknya, akhirnya ambrol juga semua yang kutahan   Seperti air bah, air maniku kini memancar lebih deras dan lebih banyak dari ujung kontolku mengguyur bagian dalam memek ibu temanku itu diantara rasa nikmat yang sulit kulukiskan   “Ssssaaa…  yyyyhhaaaa nggaaaakkhhh…   tahan tanteeee, aaakkkkkhhhhhh… ooookkhhhh……… sssshhhhhh     aaakkkhhh… aaaaakkkkhhhhhh    aakkhhhhhhh……cccrrootttttt…  crroott…cccrroottt…  ccccrrootttt…  sseerrrrr……hhhoooookkhhh………  ,” lolongku panjang sambil meremas kuat-kuat tetek Tante Romlah 

Kenikmatan yang kudapat semakin berlipat ketika beberapa detik berselang, memek Tante Romlah berkedut-kedut menjepit, meremas dan seperti menghisap dengan keras kontolku   Rupanya, ia juga telah sampai pada puncak gairahnya   “Ttttaaaannn…    tttteeeee…     jjjjuuu…gggaaa nyampaaaaiiii…… Did   Aaaaaaarrrrggghhhhhhh     aaakkhhhh……ssshhhh… ohhh …oookkhhhhhh … aaaakkkhhhhh……,   Enak… eenaakkkhhh…   bangat Did,… hhhaaahhh…   Hhhaaaakkhhhh     aaaakkhhhh…     …    aaaakkkkhhhhhhhh,” ia merintih keras dan diakhiri dengan erangan panjang sambil jilbab yang sudah awut-awutan di kapalanya dia remas kuat-kuat 

Tante Romlah menciumiku dan memeluk erat tubuhku dalam dekapan hangat tubuhnya yang bermandi keringat setelah puncak kenikmatan yang kami rasakan   “Tante sangat puas Did   Sudah lama tante tidak merasakan yang seperti ini   Kalau kamu suka, pintu rumah tante selalu terbuka kapan saja,” katanya sambil terus memeluk dan menciumiku sampai akhirnya ia mengajakku mandi bersama 

Di kamar mandipun, aku nggak mau menyia-nyiakan kesempatan, melihat tubuh ibu temanku basah membuatku sangat bergairah   Aku hajar Tante Romlah dari belakang dengan tiba-tiba dan cepat, kontolku masuk lebih dalam, ku genjot ibu temanku ini dengan lebih ganas dan kuat sambil teteknya yang menggantung indah aku remas-remas dari belakang   Kebetulan di kamar mandinya ada cermin di dinding untuk berhias jadi aku bisa melihat wajah ibu temanku ini megap-megap, kelojotan menerima sogokan kontolku yang besar   “Aaaaauuwwwww……   Aaaaaarrggghhhh…    

aaakkkhhh…aakkhh aakkhh…aakkhhh…   Aarrrggghhhh… pppee…   Llhannn Dddiiiddd…  ” Jeritnya, tapi aku tetap saja menyogoknya dengan buas bahkan dengan ritme yang lebih cepat   Dan Tante Romlah hanya bisa menggelinjang-gelinjang dan tubuh ibu temanku ini berguncang-guncang dengan hebatnya   “Hhaahh…kenapa tante? Sakit tante?” godaku sambil tetap menyogokkan kontolku ke memeknya   “Nnggghh…ggggaaakkkhhh… Hhhooookkhhhh… nikmat bangat Did… kontolmu… manteb bangat…   Aakhh…aakkhh…aakkhh…akkhhh… Mmmmpphh… sssshhhhhh…”
“Sssooo…dddooookkhhhh…     ttteruuss…   Dddiidddd… ooouugghhhh…    ”

“Tantteee…   Ddaaahhh…nnngggaaaakkhhhhh…   Tttaaahhhannn…   Aaaaakkkhhhhhhh…… oooouugghhhh…… ssshhhhhh…  ” Jerit orgasme ibu temanku ini sambil meremas-remas teteknya, badanya bergetar hebat, melenguh dan menjepit kontolku dengan sangat kuat serta menyedut-nyedutnya membuat aku juga nggak kuat, akhirnya kutembakkan maniku ke liang memeknya dengan masih aku sogok-sogokkan kontolku dan saat tembakan terakhir-akhir aku masukkan semua kontolku ke dalam memeknya, “Aaaaakkhhhhh…nnniikkkkhhh…mmmaattthhh…  bbaannggaattt… 

  ttaaantteee…   Ookkkhhhh…… ccrrooott…  crrott…ccrrottt…aaaahhhhhhhh………”
Tubuh kita sama-sama ambruk di lantai kamar mandi dan kontolku masih tetap kubenamkan di liang memek ibu temanku ini sambil terengah-engah merasakan guyuran air shower kamar mandi   Luar biasa nikmatnya 

Malam itu setelah makan bersama, aku dan Tante Romlah mengulang beberapa kali permainan panas yang tidak sepantasnya dilakukan   Berkali-kali air maniku muncrat membasahi lubang memeknya dan membuat lemas sendi-sendiku   Namun, berkali-kali pula Tante Romlah mengerang dan merintih oleh sogokan kontol besarku   Baru saat menjelang pagi kami sama-sama terkapar kelelahan   Demikian cerita dewasa ini diceritakan oleh saya untuk Anda   – Cersex Cerita Sex 2015, Cerita Sex Terbaru 2015, Cerita Dewasa, Cerita Mesum
Like This Article ?

Pelanggan Sms Massal Web Betting

www.pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya 1 web 4 permainan Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15%join now!
Pokerwin88.com - Situs Poker Online Terpecaya Poker , Domino , Ceme , Blackjack Promo bonus: Member Baru 10% Rolingan 0.5% Referal 15% dapatkan jutaan rupiah setiap harinya
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Istana77.com Situs Poker
Agen Judi Poker Online Terpercaya yang berpengalaman ,minimal deposit 15rb ,promo cash back 10% ,Kunjungi : Istana77.comU
VIVAQQ.COM - Pin bb : 277BDA4D
Nikmati Permainan Poker + Kiukiu + Capsa. Bonus 10rb tiap Deposit 100Rb .Khusus Member VIP Dapatkan Bonus Roling 0.3% !!!! Info Kunjungi : - VIVAQQ.COM
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
* INCLUBE : - FREE LIVESCORE - FREE HIGHLIGHT DAILY - FREE SOCCER BABE GALLERY - FREE BERITA TERKINI - FREE ONLINE TV - FREE SOCCER TABLE All free in : http://goo.gl/sx3euJ
MYSPORT88 - http://goo.gl/sx3euJ
Pokerwalet.com - pin bb : 51678078
Agen domino dan poker online dalam satu web, minimal depo 15rb. Bonus 10% depo & Cashback 0,5 %!!!! Kunjungi : - Pokerwalet.com
Inulpoker.com - Pin BB : 7F31F4D4
Agen poker, domino & ceme online terpercaya, MINIMAL DEPO 15 rb. Nikmati Promo freeChip Cuma-Cuma. Website : Inulpoker.com
Bola Jaya
www.bolajaya.com (Bonus deposit SPORTBOOK 25%; 5% Casino+Cashback 5%, Rollingan 0.5%) INFO BBM( 2B4C158D ); SMS( 081360284177 ) SMS balasan ke 081360284177
Master138
www.master138.com Situs Taruhan Bola Online Terpercaya, Promo Bonus : Member Baru 30% SBO / IBC / CASINO Join now! Pin BB : 2B5AF93F
MejaVip
Dapatkan bonus deposit dan turnover untuk permainan poker HANYA di WWW.MEJAVIP.COM/news.php?id=518
Togel Nusa
Bingung mau pasang togel? Dapatkan bonus deposit 30%!! Daftar di WWW.TOGELNUSA.COM
Bola Online
Kunjungi WWW.BOLAONLINE.COM dan dapatkan cashback untuk sportbook 6.2%, dan 0.6% untuk casino SELAMANYA..!!!
 
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork